PSSI Untung Rp722 Miliar Setahun, Kualitas Timnas Indonesia Masih Terseok-Seok
Kredit Foto: Instagram/hokkycaraka_
Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam di Piala AFF 2026 memunculkan kontras dengan capaian Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di luar lapangan. Di saat federasi mengumumkan pendapatan hingga Rp722 miliar dalam setahun, performa skuad Garuda justru kembali menjadi sorotan setelah takluk 0-3 di hadapan pendukung sendiri.
Indonesia menyerah 0-3 saat menjamu Vietnam pada laga ketiga Grup A ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026). Tiga gol Vietnam dicetak Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, serta Nguyen Xuan Son alias Rafaelson.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi peluang Indonesia menuju babak semifinal. Garuda kini dituntut meraih hasil maksimal pada pertandingan berikutnya agar kesempatan lolos ke fase gugur tetap terbuka.
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan federasi mencatat pendapatan sebesar Rp722 miliar berdasarkan laporan keuangan tahunan periode 2025-2026 yang telah diaudit.
Pernyataan itu disampaikan Erick Thohir dalam Kongres Biasa PSSI di Jakarta, Senin (3/8/2026).
"Kami di PSSI senang, pendapatan kami kurang lebih tadi sudah diaudit, kurang lebih tahun ini (memperoleh) Rp722 miliar," kata Erick dalam konferensi pers.
Meski demikian, Erick menegaskan capaian finansial itu tidak berarti PSSI sudah sepenuhnya mandiri. Menurutnya, dukungan pemerintah masih tetap dibutuhkan untuk mendukung pengembangan sepak bola nasional.
Ia menjelaskan, dari total pendapatan Rp722 miliar, sebesar Rp63 miliar berasal dari APBN. Sementara sisanya diperoleh melalui berbagai sumber pendapatan, seperti sponsor, penjualan tiket pertandingan tim nasional, hak siar televisi, hingga penjualan merchandise.
Namun, besarnya pemasukan tersebut belum mampu menghapus sorotan terhadap performa Timnas Indonesia di lapangan. Kekalahan telak dari Vietnam kembali memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana peningkatan kualitas tim nasional seiring dengan menguatnya kondisi finansial federasi.
Baca Juga: Peluang Tipis Timnas Indonesia Setelah Dicukur 0-3 Vietnam
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman pun meminta para pemain segera bangkit dari kekalahan tersebut. Ia menginginkan skuad Garuda melupakan hasil buruk melawan Vietnam dan mengalihkan fokus sepenuhnya ke laga penentuan menghadapi Singapura di Grup A Piala AFF 2026.
Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian penting bagi Indonesia. Selain menentukan peluang lolos ke semifinal, laga tersebut juga menjadi kesempatan bagi Timnas untuk menjawab kritik bahwa peningkatan pendapatan federasi belum sepenuhnya tercermin dalam peningkatan performa di atas lapangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: