Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dukung Industri Dana Pensiun, Bank Aladin Syariah Soroti Pentingnya Ekosistem Digital

        Dukung Industri Dana Pensiun, Bank Aladin Syariah Soroti Pentingnya Ekosistem Digital Kredit Foto: Bank Aladin Syariah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) menegaskan pentingnya penguatan ekosistem keuangan syariah digital dalam mendukung transformasi industri dana pensiun di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi dalam Seminar Nasional & Forum Diskusi Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) 2026 di Bali, Kamis (30/7/2026).

        Forum tersebut mempertemukan sejumlah regulator, pelaku industri, dan pengamat ekonomi untuk membahas strategi menghadapi dinamika ekonomi global dan perubahan lanskap industri keuangan. Bank Aladin Syariah berbagi perspektif mengenai dinamika digitalisasi dan perkembangan ekonomi syariah melalui sesi diskusi bertajuk "Dinamika Digitalisasi dan Keuangan Syariah".

        Dalam kesempatan itu, Koko Rachmadi memaparkan bagaimana transformasi digital dan ekonomi syariah dapat membuka peluang baru bagi industri jasa keuangan, termasuk sektor dana pensiun.

        "Transformasi digital tidak hanya mengubah cara masyarakat mengakses layanan keuangan, tetapi juga membuka peluang baru bagi industri untuk membangun ekosistem yang lebih terintegrasi. Ke depan, kolaborasi antara perbankan syariah, industri dana pensiun, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan akan menjadi faktor penting dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih inklusif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," ujar Koko.

        Di masa depan, menurutnya, industri perbankan syariah akan semakin ditentukan oleh kemampuan membangun ekosistem digital yang terintegrasi. Perluasan distribusi layanan melalui kanal digital, penguatan kolaborasi lintas industri, serta implementasi open banking menjadi fondasi penting untuk memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.

        Kekuatan ekosistem Sejalan dengan target peningkatan pangsa pasar perbankan syariah nasional, Bank Aladin Syariah meyakini bahwa inovasi digital harus berjalan beriringan dengan kolaborasi strategis agar layanan keuangan syariah semakin mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

        Baca Juga: Transformasi Digital Dongkrak Kinerja Bank Aladin Syariah di Triwulan II 2026

        Koko Rachmadi menyebut, transformasi digital membawa implikasi penting bagi industri dana pensiun. Di tengah meningkatnya dinamika ekonomi global, pengelolaan dana pensiun memerlukan pendekatan yang lebih adaptif melalui diversifikasi investasi, penerapan prinsip keberlanjutan, serta pemanfaatan ekosistem digital untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

        "Dana pensiun tidak hanya berperan sebagai pengelola aset, tetapi juga sebagai pengelola masa depan jutaan pekerja Indonesia. Karena itu, kolaborasi antara industri dana pensiun, perbankan syariah, dan ekosistem digital akan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun sistem keuangan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan," tambah Koko.

        Bank Aladin Syariah meyakini bahwa masa depan perbankan syariah akan ditentukan oleh kekuatan ekosistem. Karena itu, Perseroan terus memperkuat model bisnis berbasis offline-to-online (O2O) melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis guna menghadirkan layanan keuangan syariah digital yang semakin mudah diakses, terintegrasi, dan relevan dengan aktivitas masyarakat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Fajar Sulaiman
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: