- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Dana Pensiun ASN Diinvestasikan ke Mana? Ini Deretan Saham Pegangan TASPEN
Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
PT TASPEN (Persero) tercatat masih menempatkan dana investasinya di sedikitnya 15 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Portofolio tersebut didominasi saham sektor perbankan, infrastruktur, properti, semen, perkebunan, hingga kawasan industri sebagai bagian dari pengelolaan dana pensiun aparatur sipil negara (ASN).
Berdasarkan data kepemilikan saham Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Juli 2026, TASPEN memiliki kepemilikan saham dengan porsi 1,04% hingga 4,95% di sejumlah emiten.
Kepemilikan terbesar tercatat pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sebesar 4,95%, disusul PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sebesar 3,41%, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) sebesar 2,98%.
Selain saham BUMN, dana pensiun PNS juga ditempatkan pada sejumlah emiten swasta seperti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Intiland? (tidak ada; jangan tambahkan), PT Intanwijaya? (tidak ada), PT Intan? (tidak ada). Portofolio yang tercatat dalam data KSEI antara lain mencakup PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Komposisi tersebut menunjukkan strategi investasi TASPEN tersebar di berbagai sektor ekonomi, mulai dari jasa keuangan, konstruksi, jalan tol, properti, perkebunan, hingga industri bahan bangunan.
Daftar Saham Pegangan TASPEN per 31 Juli 2026
| No. | Kode | Emiten | Jumlah Saham | Kepemilikan |
| 1 | BBTN | Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | 694.788.332 | 4,95% |
| 2 | LSIP | PP London Sumatra Indonesia Tbk | 232.951.800 | 3,41% |
| 3 | JSMR | Jasa Marga (Persero) Tbk | 216.171.320 | 2,98% |
| 4 | BJTM | Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk | 411.563.600 | 2,76% |
| 5 | PPRE | PP Presisi Tbk | 174.636.700 | 2,13% |
| 6 | BWPT | Eagle High Plantations Tbk | 657.423.100 | 2,08% |
| 7 | BJBR | Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk | 203.035.100 | 1,92% |
| 8 | DMAS | Puradelta Lestari Tbk | 854.475.500 | 1,77% |
| 9 | WTON | Wijaya Karya Beton Tbk | 122.619.300 | 1,38% |
| 10 | PTPP | PP (Persero) Tbk | 82.318.100 | 1,33% |
| 11 | BBNI | Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | 479.493.565 | 1,29% |
| 12 | SMGR | Semen Indonesia (Persero) Tbk | 80.592.100 | 1,19% |
| 13 | IPCM | Jasa Armada Indonesia Tbk | 58.655.900 | 1,11% |
| 14 | BSDE | Bumi Serpong Damai Tbk | 231.592.700 | 1,09% |
| 15 | INTP | Indocement Tunggal Prakarsa Tbk | 38.192.900 | 1,04% |
Sumber: Data kepemilikan saham KSEI per 31 Juli 2026.
Dari sisi sektoral, portofolio TASPEN memperlihatkan eksposur terbesar pada sektor keuangan melalui kepemilikan saham BBTN, BBNI, BJBR, dan BJTM.
Sementara itu, pada sektor infrastruktur, TASPEN memiliki investasi di Jasa Marga, PP, PP Presisi, Wijaya Karya Beton, serta Jasa Armada Indonesia. Adapun sektor properti diwakili oleh Bumi Serpong Damai dan Puradelta Lestari, sedangkan sektor industri dasar dan perkebunan diisi oleh Semen Indonesia, Indocement, Eagle High Plantations, serta PP London Sumatra Indonesia.
Data KSEI menunjukkan seluruh kepemilikan tersebut tercatat atas nama PT TASPEN (Persero) sebagai investor institusi domestik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: