Bukan Cuma Shin Tae-yong, Erick Thohir Apresiasi 5 Pelatih yang Pernah Tangani Timnas Indonesia
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi kepada sejumlah pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Erick, perkembangan sepak bola Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kontribusi para pelatih yang datang di era berbeda. Ia menyebut Indra Sjafri, Nova Arianto, Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga John Herdman telah memberikan yang terbaik untuk skuad Garuda.
"Memang dalam konteks lainnya, kita harus apresiasi kepada semua pelatih tim nasional, coach Indra Sjafri, coach Nova [Arianto], coach Shin Tae Yong, coach Patrick [Kluivert], coach John Herdman, mereka sudah memberikan yang terbaik," kata Erick di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Erick ketika ditanya mengenai kondisi sepak bola Indonesia setelah melewati berbagai pergantian pelatih dan hasil yang beragam dalam beberapa tahun terakhir.
Erick menilai perubahan pelatih tidak menghapus perkembangan yang sudah dicapai Indonesia. Ia justru melihat ada sejumlah indikator yang menunjukkan sepak bola Tanah Air mulai bergerak ke arah yang lebih baik.
"Kalau ditanya apakah sepak bola kita sudah bangkit? Sudah bangkit. Kita bisa lihat kita juara SEA Games waktu itu," ujar Erick.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu ukuran bahwa pembinaan dan perkembangan sepak bola Indonesia mulai menghasilkan prestasi. Karena itu, ia meminta kontribusi setiap pelatih tetap dihargai, terlepas dari hasil yang mereka raih pada periode masing-masing.
Erick juga mengingatkan bahwa perkembangan sepak bola Indonesia tidak hanya bisa diukur dari Timnas putra. Menurut dia, peningkatan prestasi Garuda Pertiwi juga menjadi bagian dari proses kebangkitan sepak bola nasional.
"Hasil-hasil prestasi juga jangan dilihat hanya putra. Yang putri, yang selama ini belum terlihat, kemarin sudah mulai juara back to back walaupun di Liga 2 [Piala AFF Putri]. Ini kan langkah ke atas," tuturnya.
Baca Juga: John Herdman Dipanggil PSSI, Begini Nasib Pelatih Timnas Indonesia Usai Gagal di AFF
Karena itu, PSSI kini menyiapkan strategi jangka panjang melalui blueprint menuju 2030. Erick menilai target tersebut membutuhkan kesinambungan program dan kerja sama dari berbagai pihak.
Ia menegaskan PSSI tidak mungkin membangun sepak bola Indonesia sendirian. Dukungan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan Timnas.
"Kalau ditanya mengenai dukungan pemerintah, Bapak Presiden, saya rasa sudah saya sampaikan tidak mungkin sepak bola kita seperti ini tanpa dukungan masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan semua stakeholder," kata Erick.
Erick menyebut dukungan tersebut mencakup berbagai kebutuhan pelatih dan pemain, baik yang berkompetisi di dalam negeri maupun mereka yang berkarier di luar Indonesia.
Erick menilai kebangkitan sepak bola Indonesia merupakan proses yang dibangun secara bertahap dan melibatkan banyak pihak. Pergantian pelatih menjadi bagian dari perjalanan tersebut, sementara PSSI kini berupaya menjaga perkembangan itu melalui program jangka panjang hingga 2030.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: