Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Diduga Dikorupsi, Momen Plt Bupati Bekasi Tak Jawab Telepon Dedi Mulyadi soal Dana Bonus Atlet Jabar

        Diduga Dikorupsi, Momen Plt Bupati Bekasi Tak Jawab Telepon Dedi Mulyadi soal Dana Bonus Atlet Jabar Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Masyarakat menyoroti moment tidak dijawabnya telepon dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja. Hal itu menyusul seorang atlet renang mengeluhkan bonus yang belum juga diterimanya.

        Awalnya seorang atlet renang mendatangi Dedi di Jatinangor, Jawa Barat. Atlet tersebut mengaku masih menunggu bonus yang menjadi haknya setelah sebelumnya membawa nama wilayahnya dalam ajang olahraga pelajar sebelum kemudian mewakili Jawa Barat.

        Baca Juga: PSI: Jokowi Punya Satu Mantra, Sudah Menempel di Banyak Kepala Warga Indonesia

        "Itu pak yang di Bekasi. Yang dikorup, yang uang POPDA?" tanya sang atlet kepada Dedi, dikutip Selasa (10/8/2026).

        Dedi yang tampak belum mengetahui persoalan tersebut kemudian meminta penjelasan lebih lanjut.

        "Apa tuh?" tanya Dedi.

        Atlet itu menjelaskan bahwa dirinya sebelumnya merupakan perwakilan kota dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

        "Yang kemarin pelajar daerah, kan wakilin Bekasi. Sebelum nanti wakilin Jawa Barat," jelasnya.

        Alih-alih memberikan jawaban mengenai persoalan administrasi bonus di tingkat kabupaten, sang gubernur menegaskan bahwa urusan tersebut harus ditanyakan kepada pemerintah daerah setempat.

        "Ya nanya ke Bekasi. Kamu urusan mereka nanya ke saya," tegas Dedi.

        Namun, sang atlet mengaku telah berupaya mempertanyakan persoalan tersebut tetapi belum memperoleh kepastian. Ia bahkan menyebut adanya janji dari pihak terkait bahwa bonus akan diberikan.

        "Tapi katanya enggak bakal turun, tapi janjinya turun, kata Bupati Bekasi. Soalnya enggak didengar pak," ungkap atlet tersebut.

        Dedi, mendengar keluhan itu, tidak berhenti pada percakapan. Ia langsung mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.

        "Ini Bupati Bekasi (saya telepon), nasib-nasiban," kata Dedi sambil memperlihatkan ponselnya.

        Asep Surya Atmaja diketahui merupakan pejabat yang menggantikan Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara. Ade Kuswara diketahui tersandung kasus korupsi.

        Sembari menunggu panggilan tersambung, sang atlet menjelaskan alasan mengapa bonus tersebut sangat dibutuhkannya. Ia menyebut uang tersebut dapat membantu biaya pendidikannya.

        "Lumayan (uangnya) soalnya pak buat kuliah," kata sang atlet.

        Selain persoalan bonus dari kota, atlet tersebut juga mengungkap bahwa dirinya mendapatkan bonus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, nominal tersebut disebut masih akan dipotong oleh organisasi olahraga.

        "Jadi kamu dapat Rp30 juta dong dari provinsi," ujar Dedi.

        "Alhamdulillah. Tapi itu belum dipotong sama NPC Jabar," jawab sang atlet.

        Dedi kemudian menanyakan besaran potongan tersebut.

        "Oo dipotong sama organisasi, dipotong berapa?" tanya Dedi.

        "Sekitar 10 persen," jawab atlet.

        "Kok kayak pajak," celetuk Dedi.

        Percakapan itu kemudian terhenti karena panggilan sang gubernur tidak kunjung diangkat. Setelah menunggu beberapa saat, ia menunjukkan kekecewaannya karena pejabat yang hendak dimintai penjelasan tersebut tidak merespons telepon.

        "Aduh enggak diangkat gais," kata sang atlet.

        Dedi kemudian menegaskan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi pihak yang berwenang menangani persoalan bonus tersebut.

        Baca Juga: Eks Waketum Projo: Gerak-gerik Jokowi Hari Ini Tak Lepas dari Upaya Amankan Prabowo-Gibran di 2029

        "Tuh ya saksi, aku udah telepon tapi belum diangkat. Salah bukan di Gubernur loh. Udah diproses, minggu ini turun," ujar Dedi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: