Eks Waketum Projo: Gerak-gerik Jokowi Hari Ini Tak Lepas dari Upaya Amankan Prabowo-Gibran di 2029
Kredit Foto: Istimewa
Mantan Wakil Ketua Umum Relawan Projo, Budianto Tarigan menyoroti berbagai aktivitas politik yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, aktivitas politikus itu setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden memiliki kaitan erat dengan masa depan politik putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Budianto, Jokowi saat ini tengah berupaya memastikan keberlanjutan pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di 2029. Kalaupun skenario dua periode tidak terwujud, ia menilai politikus itu setidaknya sedang berupaya menjaga agar anaknya tetap memiliki jalur politik menuju Pemilu 2029.
Baca Juga: Marahnya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Korban Begal Terlilit Utang Gegara Pengobatan Tak Dicover BPJS
"Apapun yang dilakukan dia hari ini erat kaitannya dengan kepastian dua periode dari Prabowo-Gibran. Atau setidaknya memastikan jalan politik untuk Gibran di 2029," ujar Budianto, dikutip Senin (10/8/2026).
Budianto juga menyoroti keberadaan kelompok politik yang berada di sekitar mantan presiden itu yang selama ini kerap disebut sebagai Geng Solo. Menurut dia, kelompok tersebut memiliki kemampuan untuk membaca perubahan konstelasi politik nasional sekaligus menyiapkan respons apabila terjadi perubahan situasi.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah Prabowo. Budianto mengingatkan adanya potensi gesekan politik internal yang dapat muncul apabila berbagai kelompok mulai melakukan konsolidasi untuk kepentingan jangka panjang.
Menurutnya, pergerakan politik menuju daerah-daerah serta munculnya isu sensitif yang berpotensi membelah opini masyarakat harus diwaspadai. Apalagi, pemerintahan saat ini masih menghadapi tantangan ekonomi dan fiskal yang tidak ringan.
Budianto menilai pemerintah seharusnya lebih fokus menyelesaikan persoalan yang dirasakan masyarakat ketimbang terlalu cepat masuk ke dalam pembicaraan mengenai perebutan kekuasaan untuk Pemilu 2029.
"Di tengah kondisi ekonomi dan tantangan fiskal yang berat, fokus utama seharusnya adalah keselamatan rakyat dan pemulihan ekonomi, bukan manuver politik kekuasaan menuju 2029," tegasnya.
Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan safari politik dan memberikan wejangan sekaligus peringatan untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia menekankan pentingnya partai tersebut untuk "napak tanah" alias menjaga kedekatan dengan masyarakat sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan politik menuju Pemilu 2029.
PSI menurutnya tidak boleh kehilangan orientasi terhadap kehidupan sehari-hari rakyat karena kedekatan tersebut merupakan modal politik yang tidak bisa digantikan. Ia juga menegaskan target partai tersebut bukan hanya lolos ke gerbang gedung dewan, melainkan meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
Baca Juga: UGM Klaim Tak Punya Kewajiban Jawab Keaslian Ijazah Jokowi: Yang Meragukan, Dialah Harus Membuktikan
"Sekali lagi saya sampaikan, target kita bukan hanya target masuk Senayan. Bukan itu. Target kita adalah kemenangan di 2029," kata Jokowi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar