Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan untuk delapan komoditas pada tahun ini. Capaian tersebut dinilai menjadi hasil dari berbagai kebijakan pemerintah dalam memperkuat produksi dan ketersediaan pangan nasional.
Prabowo mengatakan delapan komoditas yang telah mencapai swasembada meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
“Karena itu tahun ini kita sudah swasembada 8 komoditas pangan. kita sudah swasembada beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit,” kata Prabowo dalam sidang tahunan MPR dan DPR, Jumat (14/8/2026).
Meski demikian, Prabowo mengakui pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah untuk mencapai swasembada daging. Ia menargetkan komoditas tersebut dapat mencapai swasembada dalam lima hingga enam tahun mendatang.
“Kita masih belum swasembada daging, itu akan kita kerjakan yang insyaAllah bisa kita capai dalam 5-6 tahun ke depan,” ujarnya.
Menurut Prabowo, pencapaian swasembada pangan tersebut juga berlangsung lebih cepat dari target awal pemerintah. Pemerintah sebelumnya menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam 4 tahun, tetapi menurut Prabowo target tersebut berhasil dicapai dalam satu tahun.
“Karena kebijakan-kebijakan kita dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan dalam 4 tahun, ternyata berhasil kita capai dalam 1 tahun,” kata Prabowo.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah, termasuk reformasi dalam penyaluran pupuk. Pemerintah telah menghapus 145 aturan terkait penyaluran pupuk dan menurunkan harga pupuk sebesar 20%.
“145 aturan penyaluran pupuk telah kita hilangkan. harga pupuk berhasil kita turunkan 20%. hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah NKRI,” ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan penurunan harga tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan ketersediaan pupuk bagi petani. Menurut dia, kemudahan memperoleh pupuk turut mendorong peningkatan produksi pangan nasional.
Baca Juga: Prabowo Targetkan RI Swasembada Daging dalam 5 Tahun
Baca Juga: Pupuk Indonesia Genjot Keuntungan 252,8% Usai Prabowo Pangkas 145 Aturan
Pada saat yang sama, Prabowo mengklaim kinerja PT Pupuk Indonesia sebagai BUMN juga mengalami peningkatan. Ia menyebut laba perusahaan naik 252,8% meskipun harga pupuk diturunkan dan volume ketersediaannya ditambah.
“harga pupuk turun, volume bertambah, tapi keuntungan bagi PT Pupuk bertambah,” kata Prabowo.
Prabowo menyebut pencapaian swasembada pangan merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI, dan Polri. Pemerintah juga akan terus memperkuat ketahanan pangan nasional untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman El Nino.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: