Guyon Prabowo ke Purbaya: 'Kalau Saya Minta Tambah Subsidi, Mengkerut Beliau'
Kredit Foto: BPMI
Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Candaan itu disampaikan Prabowo usai memaparkan hasil restrukturisasi besar-besaran badan usaha milik negara (BUMN) yang diklaim telah menghasilkan efisiensi anggaran hingga puluhan triliun rupiah. Menurutnya, efisiensi tersebut membuka ruang fiskal lebih besar untuk membiayai berbagai program prioritas pemerintah.
Prabowo mengatakan pemerintah telah menutup 290 BUMN dan menargetkan jumlah perusahaan pelat merah menyusut menjadi paling banyak 300 BUMN pada akhir 2026. Artinya, lebih dari 750 BUMN beserta anak dan cucu usahanya akan ditutup atau dirampingkan.
"Hari ini kita telah menutup 290 BUMN. Pada 31 Desember 2026, kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. Lebih dari 750 BUMN akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat yang akan kita pertahankan," ujar Prabowo.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai salah satu restrukturisasi korporasi terbesar yang pernah dilakukan pemerintah.
Prabowo menjelaskan, perampingan BUMN telah menghemat biaya operasional (overhead) sekitar Rp50 triliun. Penghematan berasal dari pemangkasan belanja gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, sewa kendaraan, perjalanan dinas, hingga berbagai pengeluaran operasional lainnya.
"Hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, kita sudah menghemat Rp50 triliun lebih. Target kita sampai 31 Desember nanti penghematannya lebih dari Rp70 triliun," katanya.
Dana hasil efisiensi tersebut, lanjut Prabowo, akan dialihkan untuk membiayai sektor yang langsung menyentuh masyarakat, seperti pembangunan puskesmas, renovasi sekolah, hingga penyediaan rumah bagi rakyat.
"Kita bisa bayangkan dengan Rp50 triliun, berapa puskesmas bisa kita perbaiki, berapa sekolah bisa kita renovasi, berapa rumah untuk rakyat bisa kita berikan," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Minta Purbaya Evaluasi Ditjen Bea Cukai Terkait Penyelundupan Timah
Baca Juga: Santai Bilang Aman Utang RI Pecah Rekor, Purbaya Diserbu Warganet: Rakyat yang Dicekik Pajak!
Baca Juga: Realisasi Investasi Semester I-2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Prabowo Optimistis Ekonomi Tumbuh 6%
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memberikan apresiasi kepada jajaran Danantara, tim ekonomi kabinet, serta tim pertanian yang dinilai berhasil menjalankan berbagai program strategis pemerintah.
Di tengah pidatonya, Prabowo kemudian menyelipkan candaan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang langsung disambut gelak tawa peserta sidang.
"Kalau Menteri Keuangan senyum, saya merasa aman. Tapi kalau saya umumkan subsidi tambah, mengkerut beliau," kata Prabowo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: