Kredit Foto: Ist
Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian setelah beberapa kali batuk saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Batuk tersebut bahkan sempat membuat pidato presiden terhenti sejenak ketika menyampaikan keterangan pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan.
Momen tersebut terjadi ketika presiden menyampaikan berbagai capaian pemerintah sekaligus arah kebijakan ekonomi dan APBN. Di tengah pidatonya, ia tiba-tiba batuk dan meminta izin kepada peserta rapat sebelum meneguk air.
Baca Juga: BPS Respons Soal Warga Berpenghasilan Rendah Masuk Desil 9-10 Kemensos: Bukan Ditentukan dari Gaji
“Maaf mohon izin,” ujar Prabowo sembari menyeruput air, dikutip Sabtu (15/8/2026).
Batuk kembali terdengar ketika presiden membahas masa 21 bulan pemerintahan yang disebutnya berfokus menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Beberapa anggota dewan yang hadir kemudian terdengar memberikan tepuk tangan.
Bukan hanya sekali, presiden kembali batuk pada bagian lain pidatonya. Prabowo saat itu sedang menyampaikan capaian pertumbuhan ekonomi, kondisi kas negara serta berbagai target pemerintah.
Ia kemudian menutup mulut menggunakan saputangan putih sembari kembali meminta izin untuk berhenti sejenak.
Momen lain terjadi setelah presiden berbicara mengenai konsep ekonomi yang dijalankan pemerintahannya. Ia menyebut berbagai program yang dijalankan bukan semata-mata merupakan konsep yang ia sebut “Prabowonomics”.
“Saya terima kasih. Dan terima kasih khusus kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sebenarnya ini bukan Prabowonomics ini Marhaen ini,” kata Prabowo.
Tidak lama setelah menyampaikan pernyataan tersebut, Prabowo kembali batuk.
“Maaf mohon izin,” ucapnya sambil menutup mulut dengan saputangan.
Rentetan batuk tersebut kemudian menjadi perhatian karena bukan pertama kalinya presiden mengalami hal serupa ketika menyampaikan pidato atau berbicara di hadapan publik.
Dalam sekitar satu tahun terakhir, beberapa momen serupa juga tercatat dalam agenda Presiden.
Pada 22 Agustus 2025, misalnya, Prabowo sempat batuk ketika memberikan pidato dalam acara pembekalan kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ketika itu, Prabowo tengah menyampaikan optimisme mengenai kemampuan negara membangun industri sendiri dan memproduksi berbagai kebutuhan masyarakat.
Batuk juga terjadi dalam agenda presiden bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 31 Juli 2026. Saat menyapa satu per satu tamu yang hadir, ia tiba-tiba batuk. Presiden kemudian meminta izin untuk meminum kopi.
“Minum kopi sebentar, ya, saya sudah diminta kalau turun jadi Presiden jadi brand ambassador untuk industri kopi Indonesia, biar dapat suplai kopi terus,” ujar Prabowo kala itu.
30 Juli 2026, Prabowo juga sempat batuk ketika berada di Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah.
Baca Juga: Pernah Kantongi 27 Juta Suara, Ganjar Pranowo Ungkap Peluangnya Kembali Maju Jadi Capres di 2029
Saat itu, Presiden sempat meminum kopi sambil berkelakar sebelum melanjutkan pembicaraannya mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan serta bahaya penggunaan bahan bangunan tertentu, termasuk asbes.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: