Soal Sosok Donatur di Balik Sayembara Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Sampai Per Detik Ini...
Kredit Foto: Instagram/Denny Indrayana
Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana buka suara terkait dengan donatur hingga nominal hadiah sayembara pencarian bukti fisik ijazah sekolah menengah atas atau dokumen kelulusan sederajat milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Denny mengungkapkan total dana yang terkumpul kini telah melewati Rp1,05 miliar. Ia menyebut dana sayembara berasal dari masyarakat yang disebut memiliki kepedulian terhadap polemik persyaratan pendidikan pejabat negara.
Baca Juga: PDIP: Di NTT Banyak Orang Bertanya 'Pak, Benar Tidak Ijazahnya Pak Jokowi Itu Asli atau Palsu?'
"Sampai per detik ini, total hadiah sayembara sudah tembus Rp1,05 miliar lebih. Sumbangan datang dari masyarakat yang peduli. Tentu seluruh donatur kami verifikasi ketat dan identitasnya kita jaga," ujar Denny, dikutip dari Youtube Denny Indrayana Kamis (20/8/2026).
Denny menegaskan bahwa pihaknya melakukan verifikasi terhadap para donatur. Namun, ia menyatakan identitas mereka tidak akan dibuka ke publik.
Menurut Denny, sayembara tersebut tidak dirancang sebagai instrumen politik. Ia menyebut kegiatan itu sebagai upaya mendorong edukasi publik sekaligus mengawal persoalan persyaratan administratif dalam kepemimpinan nasional.
"Kepemimpinan nasional tingkat atas wajib memenuhi prasyarat legalitas yang diatur eksplisit oleh undang-undang," kata Denny.
Sayembara tersebut muncul di tengah polemik mengenai dokumen kelulusan tingkat sekolah menengah atas atau sederajat Gibran.
Denny mengatakan pihaknya ingin agar persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui bukti yang terbuka. Ia bahkan menyatakan bahwa apabila dokumen yang dipersoalkan ditunjukkan, polemik dapat berakhir tanpa perlu berlarut-larut.
Baca Juga: Update Sayembara Denny Indrayana, Gibran Diancam Akan Dimakzulkan Jika Tak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA
"Kami sangat berharap beliau bisa bersikap terbuka. Sebagaimana beliau pernah memperlihatkan bukti lulus S1 di hadapan media, kami menantikan hal serupa untuk ijazah atau dokumen kelulusan tingkat SMA/sederajat. Jika ditunjukkan, masalah ini selesai secara elegan," pungkas Denny.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: