Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Update Sayembara Denny Indrayana, Gibran Diancam Akan Dimakzulkan Jika Tak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA

Update Sayembara Denny Indrayana, Gibran Diancam Akan Dimakzulkan Jika Tak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pakar Hukum Tata Negara Prof Denny Indrayana kembali menantang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Politikus muda itu diminta untuk menunjukkan dokumen ijazah sekolah menengah atau sederajat yang menjadi bagian dari polemik publik.

Denny mengacam adanya konsekuensi politik apabila dokumen yang dipersoalkan tersebut ternyata tidak dapat ditunjukkan. Menurut Denny, pembuktian mengenai dokumen pendidikan wakil presiden seharusnya tidak menjadi persoalan rumit apabila ijazah yang dipertanyakan memang benar-benar tersedia.

Baca Juga: Hadiah Tembus Rp1 Miliar, Ada 'Beking' Rp700 Juta di Balik Upaya Denny Indrayana Kejar Ijazah Gibran

"Minta Mas Gibran tunjukkan saja ijazah sekolah menengah atas atau sederajat tersebut, sebagaimana dia pernah terbuka mengundang wartawan dan menunjukkan ijazah S1-nya," ujar Denny, dikutip Rabu (19/8/2026).

Denny kemudian mempertanyakan alasan dokumen tersebut tidak segera ditunjukkan kepada publik untuk mengakhiri polemik.

"Kalau memang ada, kenapa dipersulit?," tegasnya.

Denny menganggap persyaratan pendidikan bukan sekadar urusan administratif. Menurutnya, persyaratan dalam kontestasi politik harus dihormati dan tidak boleh diakali.

"Menjaga aturan main kontestasi pilpres agar dihormati, tidak diakali. Syarat umur sudah diakali, mosok syarat pendidikan diakali lagi?," imbuhnya.

Denny bahkan menyampaikan konsekuensi paling serius dalam pandangannya apabila dokumen pendidikan yang dipersoalkan tersebut memang tidak ada.

"Kecuali memang tidak ada, silakan berhenti (mundur), atau terpaksa kita dorong untuk diberhentikan (impeachment)," tandasnya.

Denny tidak hanya meminta klarifikasi administratif, tetapi juga mengaitkan persoalan tersebut dengan kedudukan Gibran sebagai Wakil Presiden. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak mempersoalkan politikus itu atas dasar hubungan personal. Ia mengklaim fokusnya adalah menjaga prinsip dalam penyelenggaraan negara.

"Bukan karena soal pribadi Gibran, tetapi soal menjaga kehormatan etika dan konstitusi bernegara," kuncinya.

Sebelumnya, Ketua Umum Jokowi Mania (Jokman) Nusantara Andi Azwan mengatakan sikap yang begitu aktif mempersoalkan latar belakang pendidikan wakil presiden saat ini perlu dilihat bersama rekam jejak politiknya.

Denny Indrayana menurutnya bukan sosok yang sama sekali asing dengan dunia politik dan sebelumnya pernah terlibat dalam sejumlah kontestasi politik. Andi berdasarkan rekam jejak sosok terkait, mencurigai bahwa hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencari perhatian atau eksistensi.

Baca Juga: Prabowo Tersandera 'Warisan' Jokowi hingga Dianggap Tak Bisa Memimpin: Kesalahan 10 Tahun Lalu...

“Denny begitu berapi-api yah, getol sekali untuk mengulik ijazah dari Mas Gibran. Hal itu dilakukan dengan melakukan sayembara yang sekarang sudah mencapai Rp250 juta,” ujar Andi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar