Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kebakaran Kampung Adat Sade Belum Terungkap, Polisi Selidiki Dugaan Masalah Listrik

        Kebakaran Kampung Adat Sade Belum Terungkap, Polisi Selidiki Dugaan Masalah Listrik Kredit Foto: Antara/Nova Wahyudi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penyebab kebakaran yang melanda Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga kini masih diselidiki polisi. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyebut dugaan sementara mengarah pada persoalan kelistrikan, tetapi belum ada kesimpulan resmi terkait sumber api.

        Lalu mengatakan dugaan tersebut muncul setelah melihat kondisi aliran listrik di kawasan kampung adat tersebut. Namun, ia menegaskan proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan penyebab sebenarnya.

        "Kemungkinan ada yang terkait dengan elektriknya, dengan listrik yang ada, aliran listrik yang ada di situ," kata Lalu di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (23/8/2026).

        Kepolisian juga belum memastikan apakah kebakaran tersebut memang dipicu oleh masalah listrik. Tim gabungan dari Polda NTB dan Polres Lombok Tengah telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari titik awal munculnya api.

        Kapolres Lombok Tengah Kombes Hariyanto mengatakan penyelidikan masih dilakukan oleh tim gabungan. Polisi bahkan berencana meminta bantuan dari tim terkait dari Bali untuk mendukung proses pemeriksaan di lokasi.

        "Iya, ini tim gabungan dari Polda dan Polres. Kemudian rencananya kami meminta backup dari Bali," kata Hariyanto saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (23/8).

        Menurut Hariyanto, hingga pemeriksaan dilakukan pada Minggu, polisi belum memperoleh hasil yang dapat memastikan penyebab kebakaran. Karena itu, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim yang melakukan olah TKP.

        "Sampai sekarang belum. Nanti menunggu hasil dari tim ini ya," tegasnya.

        Garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi kebakaran untuk menjaga area tetap aman sekaligus mendukung proses penyelidikan. Sejumlah pejabat daerah juga telah mendatangi lokasi, termasuk Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati HM Nursiah.

        Selain mengusut penyebab kebakaran, pemerintah daerah mulai memikirkan proses pemulihan Kampung Adat Sade. Gubernur NTB mengatakan penanganan warga terdampak menjadi prioritas awal sebelum pemerintah beralih pada upaya restorasi kawasan tersebut.

        Lalu menjelaskan Kampung Adat Sade memiliki nilai sejarah sehingga pemulihannya tidak bisa dilakukan dengan cara biasa. Pemerintah ingin bangunan dan kawasan yang terdampak dapat dikembalikan sedekat mungkin dengan kondisi sebelum kebakaran.

        "Setelah menangani korban, menangani apa, menangani masyarakat yang tinggal di situ yang 70 KK, sekarang kita fokus untuk mempersiapkan restorasinya karena kita ini restorasi benda, apa namanya daerah yang bersejarah begitu," ucap Lalu.

        Menurut Lalu, proses restorasi tersebut tidak akan menghilangkan nilai sejarah Kampung Adat Sade. Justru, pemerintah harus memperhatikan karakter kawasan agar pembangunan kembali tidak mengubah identitas kampung adat tersebut.

        Baca Juga: Kebakaran Hebat Hanguskan 120 Rumah Adat di Dusun Sade Lombok Tengah

        "Nggak (akan menghilangkan nilai sejarah), justru itu nanti pasti prosesnya akan sangat mahal karena kita harus memastikan bahwa itu dibangun kembali seperti, namanya juga restorasi, kembali seperti semula," ujarnya.

        Sementara itu, sekitar 100 personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah telah diterjunkan sejak malam hingga Minggu untuk membantu proses evakuasi serta mengamankan kawasan terdampak. Penanganan warga menjadi bagian dari langkah awal pemerintah sebelum proses restorasi dilakukan.

        Dengan penyebab kebakaran yang masih belum dipastikan, kepolisian kini terus melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian. Hasil olah TKP nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan sumber api sekaligus memastikan apakah dugaan gangguan listrik memiliki kaitan dengan kebakaran Kampung Adat Sade.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: