Feel Good Network Gandeng Lengua, Perkuat Layanan Social-First untuk Strategi Brand
Kredit Foto: Feel Good Network
Feel Good Network memperluas jaringan bisnis kreatifnya dengan mengintegrasikan Lengua, sebuah social-first creative agency, ke dalam ekosistem perusahaan. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan dalam merancang strategi media sosial, memproduksi konten, mengembangkan storytelling yang disesuaikan dengan karakter tiap platform, serta mengoptimalkan keterlibatan kreator.
Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kompleksitas lanskap media sosial yang kini menjadi salah satu faktor utama dalam strategi pemasaran berbagai brand. Perubahan perilaku audiens dan algoritma di setiap platform dinilai menuntut pendekatan yang lebih spesifik, sehingga media sosial tidak lagi cukup diposisikan sebagai kanal distribusi di akhir kampanye.
Feel Good Network menilai strategi komunikasi brand kini harus dibangun sejak tahap perencanaan dengan mempertimbangkan bagaimana masyarakat berinteraksi, berdiskusi, dan membentuk budaya di masing-masing platform digital.
Dalam ekosistem tersebut, Lengua membawa pendekatan social-first yang berfokus pada pemahaman terhadap karakter setiap platform, perilaku audiens, hingga peluang kreatif yang muncul dari dinamika budaya digital. Pendekatan itu diterapkan agar konten mampu menarik perhatian pengguna tanpa mengorbankan identitas brand.
Co-Founder & CEO Feel Good Network Wisnu Satya Putra mengatakan kehadiran Lengua merupakan bagian dari strategi memperkuat jaringan spesialis yang dimiliki perusahaan.
"Bergabungnya Lengua bukan sekadar tentang memperluas layanan yang kami tawarkan. Ini adalah tentang memperkuat ekosistem yang telah kami bangun. Ketika brand menghadapi platform sosial yang semakin kompleks, mereka membutuhkan para spesialis yang memahami budaya, algoritma, creator, dan konten—semuanya terhubung dalam satu strategi pertumbuhan. Inilah peran yang akan dimainkan Lengua di dalam Feel Good Network," ujar Wisnu, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (28/6/2026).
Rekam jejak Lengua di industri turut menjadi salah satu alasan integrasi tersebut. Sejak 2024, perusahaan telah menangani lebih dari 40 kampanye bersama Grab Indonesia yang memadukan strategi komunikasi, pemanfaatan key opinion leader (KOL), storytelling berbasis platform, serta pengembangan konten kreatif.
Salah satu kampanye yang menonjol adalah #MelajuDenganSyantiek, yang mengangkat program perekrutan pengemudi perempuan Grab menjadi percakapan budaya di media sosial.
Kampanye tersebut mencatat 26,6 juta views, 8 juta reach, dan 1,3 juta engagements. Selain itu, program tersebut berhasil menghasilkan lebih dari 20.000 prospek pengemudi perempuan dengan estimasi return on investment (ROI) sebesar 2,82 kali.
Prestasi Lengua juga diakui di tingkat regional. Sepanjang 2026, agensi ini memperoleh 16 penghargaan dari Hashtag Asia Awards dan Content Marketing Awards Asia-Pacific (CMAA), terdiri atas 2 Gold, 4 Silver, dan 10 Bronze.
Baca Juga: Gandeng Innercircle dan BRICKS, Feel Good Network Genjot Ekspansi Ekosistem Kreatif di Asia Tenggara
Baca Juga: Menekraf Dorong Industri Kreatif, Resmikan Creative Beauty Ecosystem Center
Co-Founder & Managing Director Lengua Darryl Driyarto Han mengatakan bergabung dengan Feel Good Network memberi kesempatan bagi perusahaan untuk mengembangkan perspektif social-first dalam ekosistem yang lebih luas.
"Kami tidak pernah menjadi agensi yang paling lantang di dalam sebuah ruangan, dan itu merupakan pilihan yang kami ambil secara sadar. Selama bertahun-tahun, kami berfokus membangun craft, people, dan perspektif berbasis budaya yang berangkat dari pemahaman terhadap manusia sebelum platform. Bergabung dengan Feel Good Network bukan berarti menjadi sesuatu yang bukan diri kami—melainkan membawa perspektif tersebut ke panggung yang lebih besar, bersama para spesialis yang memiliki ambisi yang sama untuk menghasilkan karya yang lebih baik. Bagi kami, ini bukan tentang menjadi lebih lantang, tetapi tentang membangun sesuatu yang dapat bertahan dalam jangka panjang," ujar Darryl.
Melalui integrasi ini, Lengua akan berkolaborasi dengan berbagai unit spesialis di bawah Feel Good Network, seperti Innercircle, 8RICKS, Tales Asia, serta tim yang bergerak di bidang konten, creator, media, dan data. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat kemampuan perusahaan dalam menyediakan layanan mulai dari pengembangan brand platform, full-funnel creative, strategi social culture, produksi konten, community building, hingga mendorong pertumbuhan bisnis yang dapat diukur.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: