- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
HATM Terbitkan 640 Juta Saham Baru, Dananya untuk Tambah Kapal dan Bayar Utang
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) menyiapkan aksi penambahan modal melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dalam aksi ini, perseroan akan menerbitkan hingga 640 juta saham baru.
Jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut setara dengan sekitar 7,37% dari saham HATM yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Perseroan menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp500 per saham, dengan nilai nominal Rp50 per saham.
Dengan asumsi seluruh saham baru terserap investor, HATM berpotensi meraih dana segar sekitar Rp320 miliar dari aksi korporasi tersebut.
Rencana ini sebelumnya telah memperoleh lampu hijau dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada 21 Agustus 2026.
Manajemen HATM menyebut penerbitan saham baru ini merupakan bagian dari langkah perseroan untuk memperkuat basis permodalan. Pertumbuhan aktivitas usaha dinilai membutuhkan dukungan struktur modal yang lebih solid agar perusahaan memiliki fleksibilitas keuangan yang memadai.
"Dana hasil private placement akan digunakan untuk belanja modal, yaitu menambah aset berupa armada kapal atau pembayaran pinjaman bank," ungkap manajemen HATM dalam keterbukaan informasi BEI yang disampaikan pada Jumat (28/8/2026).
Dengan kondisi permodalan yang lebih kuat, HATM menargetkan dapat menjaga keberlanjutan pertumbuhan bisnis dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang.
Meski terjadi penambahan jumlah saham beredar, perseroan memastikan aksi tersebut tidak akan mengubah pengendalian HATM.
“Pelaksanaan PMTHMETD ini dipastikan tidak menyebabkan perubahan pemegang saham pengendali HATM,” kata Manajemen HATM.
Saat ini, PT Habco Primatama tercatat sebagai pemegang saham pengendali HATM.
Baca Juga: HATM Bakal Terbitkan 868 Juta Saham Baru, Investor Afiliasi Tambah Kepemilikan
Baca Juga: Saham HATM Naik, Emiten Pelayaran Ini Layani Grup Sinar Mas dan Industri China
Baca Juga: BWPT Disorot Anwar Ibrahim, Ini Porsi Saham Peter Sondakh di Eagle High Plantations
Adapun tiga pihak yang menjadi ultimate beneficial owner (UBO) perseroan adalah Benny, Cosmas Kiardi, dan Hasanul Arifin Hasibuan. Keputusan di tingkat UBO dilakukan berdasarkan kesepakatan atau persetujuan bersama yang dituangkan dalam surat keputusan maupun surat persetujuan pemegang saham.
Manajemen HATM menambahkan, pelaksanaan PMTHMETD tidak mensyaratkan persetujuan atau pemberitahuan sebelumnya kepada kreditur, regulator, maupun pihak ketiga lainnya yang memiliki kepentingan terhadap perseroan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: