Gandeng Kampus dan Diaspora, i-KAN Targetkan 50 Pusat Studi AI dan IP di Indonesia
Kredit Foto: Istimewa
PT Indonesia Kecerdasan Artifisial Network (i-KAN) melalui Rumah AI Indonesia menyiapkan ekosistem kolaborasi untuk mempercepat pengembangan kecerdasan artifisial (AI) dan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) karya talenta Indonesia.
Rumah AI Indonesia memulai program dengan pendanaan awal sebesar US$1 juta dan menargetkan peningkatan pendanaan hingga US$15 juta dalam 36 bulan melalui kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional. Salah satu rencana kerja sama pendanaan melibatkan perusahaan terbuka yang tercatat di bursa Hong Kong.
i-KAN akan menjadi wadah kolaborasi inventor, developer, startup, mahasiswa, dosen, peneliti, universitas, dan pemilik teknologi untuk mengembangkan AI sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap perlindungan IP dan paten.
Pada tahun pertama, i-KAN menargetkan dapat memegang, mendampingi, dan/atau membantu pengajuan 150-300 paten dari berbagai inovasi talenta Indonesia.
Selain itu, Rumah AI Indonesia menargetkan pembentukan 50 Pusat Unggulan Pusat Studi AI & Intellectual Property melalui kerja sama dengan perguruan tinggi di berbagai daerah. Pusat tersebut akan menyasar kampus yang memiliki program studi, pusat riset, laboratorium, maupun sumber daya manusia di bidang AI, teknologi informasi, engineering, bisnis digital, blockchain, dan IP.
Pendanaan awal US$1 juta akan diarahkan untuk program, proyek percontohan, penelitian, pengembangan teknologi, ekosistem IP, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Pengembangan ekosistem tersebut juga diarahkan agar pemanfaatan AI tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan Asosiasi Dosen Integrator Pengembang Desa (ADIDES), i-KAN akan mendorong penerapan AI untuk kebutuhan masyarakat dan potensi ekonomi daerah.
Dr. Arman Hakim Nasution, MEng dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang juga Ketua ADIDES, akan berperan sebagai Penasihat dan Partner Strategis Rumah AI Indonesia dalam pengembangan jaringan perguruan tinggi.
Pemanfaatan AI di daerah diarahkan untuk mendukung berbagai sektor, antara lain UMKM, pertanian, pendidikan, ekonomi kreatif, pelayanan masyarakat, hingga digitalisasi potensi lokal.
Dengan demikian, 50 pusat studi yang ditargetkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat penelitian, tetapi juga sebagai jembatan transfer teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat.
Ekosistem tersebut turut didukung Paten.ai, aplikasi yang dikembangkan Felix Pasila, Ph.D. Platform ini diharapkan membantu inventor, developer, akademisi, peneliti, startup, dan pemilik IP memahami potensi inovasi serta perlindungan paten dengan memanfaatkan teknologi AI.
Rumah AI Indonesia juga akan membangun jaringan dengan diaspora Indonesia di berbagai negara. Diaspora diharapkan membawa pengetahuan, jaringan, teknologi, serta akses investasi untuk memperkuat ekosistem AI nasional.
Kolaborasi tersebut mempertemukan perguruan tinggi, inventor, developer, startup, pemilik IP, industri, investor, diaspora, dan jaringan teknologi internasional.
i-KAN menargetkan inovasi yang lahir dari penelitian, prototype, maupun tugas akhir dapat berlanjut menjadi produk yang terlindungi secara IP, dikembangkan secara komersial, memperoleh investasi, dan menembus pasar global.
Baca Juga: Rebut Pasar Laptop Indonesia, Asus Siap Kuasai Kota Surabaya
Rencana penandatanganan kerja sama dengan perusahaan terbuka di Hong Kong ditargetkan berlangsung pada September 2026, dengan pelaksanaan tetap menunggu proses dan persetujuan dari pihak terkait.
Rumah AI Indonesia melalui i-KAN akan dipimpin Agustino Wibisono, ST, dengan dukungan akademisi, praktisi teknologi, diaspora, dan mitra internasional.
i-KAN menempatkan Rumah AI Indonesia sebagai hub kolaborasi AI dan IP, dengan visi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi AI global, tetapi juga menjadi pencipta dan pemilik teknologi AI.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: