Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Iran mengecam dukungan Uni Eropa (UE) terhadap operasi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menargetkan Teheran. Iran menilai sikap tersebut menunjukkan Eropa tidak lagi memiliki “otonomi strategis”.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyampaikan kritik tersebut melalui unggahan di platform X, Senin (31/8/2026).
Pernyataan Baghaei merespons sikap UE dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Asheville, Amerika Serikat.
Dalam pernyataannya, UE menyambut upaya untuk mendorong Iran menghentikan aktivitas yang dinilai mengganggu stabilitas serta kembali terlibat dalam perundingan perdamaian dengan iktikad baik.
UE juga mendukung pemberian tekanan ekonomi tambahan terhadap Iran, termasuk melalui Operation Economic Outcast yang dipimpin AS.
“Eropa tidak dapat lagi berbicara tentang ‘otonomi strategis’ padahal hanya menjalankan perintah Washington,” kata Baghaei.
Di sisi lain, UE menyerukan agar jalur diplomasi dengan Iran tetap dilanjutkan untuk menjaga stabilitas kawasan dan memastikan kebebasan pelayaran melalui Selat Hormuz.
UE juga menyatakan tetap siap mengambil langkah lebih lanjut dan mempertahankan tekanan terhadap Teheran bersama AS dan negara-negara mitranya.
Perselisihan tersebut mencerminkan perbedaan sikap antara Iran dan negara-negara Barat terkait tekanan ekonomi, stabilitas kawasan, serta upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat