Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        8 Bulan Tak Dapat Nafkah dari Ruben Onsu, Sarwendah Klaim Biayai Anak Sendiri

        8 Bulan Tak Dapat Nafkah dari Ruben Onsu, Sarwendah Klaim Biayai Anak Sendiri Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Persoalan nafkah anak kembali memanaskan hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah. Di tengah gugatan hak asuh yang masih bergulir, kubu Sarwendah mengungkap bahwa kebutuhan anak-anak telah ditanggung sendiri selama sekitar delapan bulan terakhir.

        Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan kliennya selama ini membiayai kebutuhan pendidikan dan pemeliharaan anak-anak tanpa nafkah dari Ruben Onsu. 

        "Nafkah anak, saya rasa sudah 8 bulan klien kami membiayai anaknya semua sendiri," katanya.

        Baca Juga: Jawab Tantangan Ruben Onsu, Sarwendah Pamer Hasil Tes Penyakit Tiga Huruf

        Chris menegaskan pengeluaran yang ditanggung Sarwendah tersebut sepenuhnya berkaitan dengan kebutuhan anak. Ia membantah apabila biaya yang dikeluarkan kliennya dianggap untuk kepentingan pribadi.

        "Jadi biaya pemeliharaan dan biaya pendidikan semua dibayar oleh klien kami, tidak lagi oleh klien Bang Minola (Ruben Onsu). Semua itu untuk kebutuhan anak, bukan untuk kepentingan pribadi Sarwendah," ujar dia.

        Sebelumnya, Ruben Onsu memang diketahui sengaja menghentikan pemberian nafkah karena merasa kesulitan untuk dipertemukan dengan anak. Kondisi tersebut kemudian menjadi bagian dari persoalan yang muncul dalam proses hukum antara Ruben dan Sarwendah.

        Baca Juga: Sarwendah Tak Transparan, Ruben Onsu Terus Tagih Rincian Nafkah Anak

        Meski begitu, kubu Ruben membantah anggapan bahwa presenter tersebut tidak mau bertanggung jawab terhadap kebutuhan anak. Kuasa hukum Ruben Onsu, Tiffany Setiawaty, menegaskan kliennya tetap bersedia memenuhi biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan anak.

        "Selama itu terkait dengan pemeliharaan anak dan pendidikan anak, klien kami akan bertanggung jawab kok. Pasti akan bertanggung jawab," katanya.

        Namun, kesediaan Ruben untuk kembali memenuhi kebutuhan anak disebut memiliki satu persoalan yang masih dipertanyakan pihaknya, yakni transparansi penggunaan biaya. Tiffany mengatakan Ruben selama ini meminta perincian pengeluaran, tetapi dokumen tersebut belum diterima.

        "klien kami kan selalu meminta perinciannya. Perinciannya mana? Sampai sekarang belum (diterima). Dari klien kami nggak ada perincian. Perincian itu seperti misalnya kartu kredit atau apa itu, perinciannya pakai untuk apa?" ucap Tiffany.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: