Kredit Foto: Istimewa
Wuling Motors buka suara terkait persoalan yang dialami salah satu konsumennya di jaringan diler di Surabaya. Kasus tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial setelah konsumen mengaku telah melunasi pembelian mobil, tetapi unit yang dijanjikan tak kunjung diterima.
Menanggapi kejadian tersebut, manajemen Wuling Motors menyampaikan permohonan maaf atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami konsumen. Perusahaan juga memastikan telah melakukan penelusuran terhadap persoalan yang terjadi.
Dari hasil pemeriksaan, manajemen Wuling menemukan adanya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam proses transaksi yang dilakukan oleh salah satu tenaga penjual.
Manajemen Wuling menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap tindakan yang bertentangan dengan prosedur perusahaan, terlebih jika berpotensi merugikan konsumen.
Sebagai tindak lanjut, manajemen Wuling akan mengambil langkah korektif terhadap diler yang bersangkutan. Evaluasi juga dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan dan transaksi di jaringan diler berjalan sesuai ketentuan.
"Kami juga berkomitmen untuk memastikan setiap konsumen mendapatkan haknya dalam bertransaksi di seluruh jaringan diler resmi Wuling Motors, sesuai dengan standar yang berlaku," tulis manajemen Wuling dalam keterangan resminya.
Perusahaan juga menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap penerapan SOP di seluruh jaringan diler resmi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan sekaligus mencegah kasus serupa kembali terjadi.
Sebelumnya, persoalan ini mencuat setelah seorang konsumen Wuling mengaku telah membayar lunas mobil Darion. Namun, kendaraan yang dibelinya disebut belum kunjung diterima.
Baca Juga: Penjualan Wuling Mulai Tumbuh Sesuai Ekspektasi, Kolaborasi Jadi Kunci
Baca Juga: Geely Salip Wuling, Ini Daftar Merek China Terlaris hingga Juli 2026
Transaksi pembelian tersebut disebut dilakukan melalui rekening atas nama perusahaan. Belakangan muncul informasi mengenai persoalan internal antara tenaga penjual yang menangani konsumen dengan pihak diler.
Konsumen kemudian meminta bantuan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji untuk mendatangi diler dan mempertanyakan kejelasan status pembelian kendaraannya.
Wuling menyatakan menghargai kepercayaan konsumen dan akan terus melakukan pengawasan terhadap operasional jaringan diler resminya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: