Ruben Onsu Bingung Mau Bayar Sekolah Anak, Guru Sudah Kooperatif, tapi Sarwendah...
Kredit Foto: Instagram/ruben_onsu
Polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah belum juga menemukan titik terang. Setelah persoalan pertemuan dengan anak-anak menjadi sorotan, kini muncul masalah lain yang tak kalah panas, yakni soal akses Ruben terhadap informasi pendidikan buah hatinya.
Pihak Ruben melalui pengacaranya, Minola Sebayang, mengungkap bahwa komunikasi dan kebersamaan Ruben dengan anak-anak masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Bahkan, Ruben disebut masih kesulitan untuk bertemu atau sekadar berkumpul bersama anak-anaknya.
Persoalan kemudian merembet ke urusan sekolah. Hal ini mencuat setelah pihak Sarwendah sebelumnya menyinggung Ruben menelantarkan anak karena tidak memberikan nafkah selama berbulan-bulan. Ruben pun disebut berupaya memastikan sendiri kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
Baca Juga: Sarwendah: Nafkah Anak Tidak Boleh Ditahan Hanya Karena Tak Ada Rincian Biaya
"Kemarin Ruben berkomunikasi dengan pihak sekolah berapa besaran biaya anak-anak itu karena Ruben ingin yang membayarkan karena dia bertanggung jawab untuk biaya pendidikan anak-anak," kata Minola.
Namun, niat Ruben untuk mendapatkan informasi mengenai biaya pendidikan tersebut ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Pihak sekolah memiliki aturan tersendiri mengenai akun email yang digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada orang tua siswa.
"Sekolahnya cukup kooperatif. Dia mengatakan bahwa aturan di sekolah mereka itu satu siswa itu satu akun email untuk menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan informasi sekolah, termasuk tentang biaya uang sekolah dan biaya-biaya lain," ujar Minola.
Baca Juga: Sarwendah Murka Dituduh Curi Duit Ruben Onsu, Nasib Penyebar CCTV di Ujung Tanduk
Dalam situasi tersebut, Ruben disebut ingin agar akun email yang terdaftar dapat diganti menggunakan akun miliknya. Dengan begitu, ia bisa memperoleh akses langsung terhadap berbagai informasi terkait pendidikan anak-anaknya, termasuk biaya sekolah.
Akan tetapi, pergantian akun tersebut rupanya memiliki syarat. Menurut Minola, pihak sekolah menyampaikan bahwa akun yang selama ini terdaftar atas nama ibu harus terlebih dahulu dilepaskan sebelum digantikan dengan akun milik ayah.
"Sekolahnya bilang boleh sepanjang ibunya yang akun email-nya selama ini terdaftar itu bersedia untuk mundur dan digantikan oleh email ayahnya," jelas Minola.
Masalah kembali muncul karena menurut pihak Ruben, Sarwendah disebut tidak bersedia melepaskan akun email yang selama ini digunakan untuk menerima informasi sekolah anak-anak.
"Faktanya S bertulis surat kepada sekolah dia tidak bersedia," ungkap dia.
Dengan polemik hak bertemu anak dan akses informasi sekolah yang masih bergulir, konflik Ruben Onsu dan Sarwendah pun tampaknya belum benar-benar menemukan jalan keluar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: