Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Danantara: PNM Bakal Masuk Kopdes untuk Berantas Rentenir di Desa

        Danantara: PNM Bakal Masuk Kopdes untuk Berantas Rentenir di Desa Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah mempersiapkan beberapa badan usaha milik negara (BUMN) untuk masuk ke dalam rantai ekonomi di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Kopdes. Salah satunya PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM yang bakal menyalurkan kredit bagi masyarakat pedesaan. 

        COO Danantara Dony Oskaria mengatakan, kehadiran Kopdes di wilayah terluar salah satunya bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa.

        Dia mencontohkan kehadiran Bank BRI melalui layanan BRILink yang bakal memfasilitasi transaksi keuangan di Kopdes.

        "Sekarang ini kan banyak orang tidak bisa akses perbankan masyarakat kita. Nanti dengan adanya Kopdes, Kopdes ini akan menjadi BRILink, akan menjadi agennya BRILink, dimana masyarakat desa bisa mengambil penarikan uang di situ," ungkapnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

        Selain BRI, PNM pun disebut bakal turut membuka kantor di Kopdes sebagai penyalur kredit. Langkah ini dipercaya akan mempersempit aksi rentenir di wilayah pedesaan. 

        "Yang kedua, kita ingin memutus mata rantai rentenir di desa. PNM nanti akan membuka kantor di Koperasi Desa. Dalam langkah apa? Menyalurkan kredit. Sekarang kan banyak rakyat kita yang kena rentenir dan sebagainya," tuturnya. 

        "Nanti dengan bunga ada 8%, jadi dia akan menjadi collecting agent dan juga distribution agent-nya," kata Dony. 

        Dalam menyambut era digital, BUMN lainnya juga akan turut masuk ke Kopdes guna memfasilitasi masyarakat desa yang hendak berbisnis secara online. Dalam hal ini, PT Pos Indonesia (Persero) akan bertindak sebagai kanal logistik. 

        Baca Juga: BGN Sewa Gedung Merah Putih di Atas Harga Pasar, Danantara Klaim Telkom Tak akan Rugi

        Baca Juga: Danantara Bakal Pegang Saham BEI via Demutualisasi, Sudah Sejauh Apa Prosesnya?

        Baca Juga: ADHI Masih Tunggu Danantara Terkait Dana Penyelesaian LRT City

        "Sekarang kan eranya itu era online, yang berbisnis di desa. Lalu bagaimana kalau ada order pick up-nya? PT Pos Indonesia akan bekerja sama dengan seluruh Koperasi Desa. Menjadi channel untuk logistik, agennya logistik PT Pos," ungkap dia. 

        Oleh karenanya, Dony berharap publik bisa melihat lebih jauh manfaat daripada Kopdes ke depannya, termasuk dengan adanya pembangunan gedung yang secara lokasi jauh dari permukiman. 

        "Jadi teman-teman bisa melihat tuh, manfaatnya jauh luar biasa. Dengan adanya Koperasi Desa, itu kita memiliki kontrol terhadap distribusi daripada bahan-bahan yang kita ingin berikan kepada seluruh rakyat kita," pungkas Dony.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: