Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rocky Gerung Tidak Berubah: Tajam ke Jokowi, tapi Mendadak Tumpul ke Prabowo

        Rocky Gerung Tidak Berubah: Tajam ke Jokowi, tapi Mendadak Tumpul ke Prabowo Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Rocky Gerung kembali menjadi sorotan setelah sikapnya dalam mengkritik pemerintah dipertanyakan. Loyalis Joko Widodo, Dede Budhyarto, bahkan menilai pengamat politik tersebut tidak mengalami perubahan sejak beberapa tahun terakhir, yakni keras terhadap Jokowi dan keluarganya, tetapi dinilai berbeda ketika berhadapan dengan Prabowo.

        Dede Budhyarto menyebut Rocky Gerung selama ini memiliki pola yang konsisten dalam menyampaikan kritik. Ia bahkan mengungkit bahwa nama Rocky sempat disebut masuk bursa kabinet sejak Pilpres 2019.

        "Menurut saya Rocky Gerung tidak berubah: tajam kepada Jokowi & keluarganya, tetapi mendadak tumpul kepada Prabowo. Sejak Pilpres 2019 pun namanya sempat disebut masuk bursa kabinet," tulisnya di akun X, dikutip Kamis (10/9/2026).

        Baca Juga: 'Sekarang AHY Lebih Dipercaya dan Lebih Menguntungkan Prabowo Daripada Gibran'

        Dede kemudian menyinggung pihak-pihak yang baru menyadari sikap Rocky tersebut. 

        "Ada yang baru sadar sekarang? Kami sudah 10 tahun menghadapinya. Dia bukan pengkritik kekuasaan, cuma konsisten anti-Jokowi & keluarganya," ungkap dia.

        Ia pun menilai jika belakangan Rocky terlihat tidak setajam sebelumnya, hal tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan. Dede mengaitkannya dengan kemungkinan Rocky yang dinilai loyal terhadap pihak tertentu hingga faktor usia.

        "Jadi kalau hari ini terlihat “melempem”, ya wajar, memang loyalis. Mungkin juga sudah capek terus-terusan di luar kekuasaan, usia makin menua," tambah Dede.

        Baca Juga: Pidato Viral AHY Arahnya Bukan ke Prabowo, tapi Jokowi, Kata Ray Rangkuti

        Pernyataan Dede tersebut merespons unggahan Host Madilog yang tayang di YouTube Forum Keadilan TV, Indra J Piliang. Dalam unggahannya, Indra turut membahas posisi Rocky Gerung dan alasan yang menurutnya membuat pengamat tersebut belakangan diperbincangkan.

        "Ada aja yang telepon dan komentar standing position dari Rocky Gerung. Aku bilang, "Rocky masuk pas posisi Presiden lagi nyungsep. Bukan dalam keadaan sedang tenar-tenarnya," katanya.

        Tak berhenti di situ, Indra juga mengungkap bahwa Rocky Gerung disebut belum berani hadir dalam acara yang dipandunya.

        "Gak berani dia sampai sekarang. Entah takut sama IJP, atau takut sama konstituen Madilog yang bengis," ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: