Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Segera Digelar, MotoGP Mandalika Bidik Dampak Ekonomi Rp5 Triliun

        Segera Digelar, MotoGP Mandalika Bidik Dampak Ekonomi Rp5 Triliun Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penyelenggaraan MotoGP Mandalika kembali diharapkan memberikan dampak besar terhadap perekonomian. Setelah gelaran 2025 menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp4,96 triliun, penyelenggara menargetkan angka tersebut meningkat menjadi lebih dari Rp5 triliun pada 2026.

        MotoGP Mandalika 2026 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 9–11 Oktober 2026. Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Reza Warokka, sebelumnya menyampaikan optimisme dampak ekonomi tahun ini dapat menembus Rp5 triliun.

        Optimisme tersebut antara lain didasarkan pada perkembangan penjualan tiket serta pemesanan hotel dan akomodasi menjelang balapan. Troy mengatakan angka resmi dampak ekonomi 2026 baru dapat diketahui setelah gelaran selesai dan proses penghitungan dilakukan.

        Capaian tahun sebelumnya menunjukkan besarnya perputaran ekonomi yang ditimbulkan MotoGP. Berdasarkan studi dampak ekonomi yang disusun LETMI ITB dan dipublikasikan ITDC, MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan dampak ekonomi nasional Rp4,96 triliun.

        Gelaran tersebut juga mendatangkan 140.324 penonton. Tingkat okupansi hotel mencapai 100 persen di kawasan Mandalika, sementara rata-rata okupansi hotel di Pulau Lombok mencapai 93 persen dan Kota Mataram 90 persen. Lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dan lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap, dengan 67 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.

        Angka tersebut menunjukkan dampak MotoGP tidak hanya berasal dari aktivitas di dalam sirkuit. Kedatangan penonton turut menggerakkan akomodasi, transportasi, kuliner, perdagangan, UMKM hingga berbagai jasa pendukung pariwisata.

        Tren dampak ekonomi juga terus meningkat. Pada 2024, dampak ekonomi MotoGP Mandalika berada di kisaran Rp4,2 triliun sebelum meningkat menjadi sekitar Rp4,9 triliun pada 2025. Dengan target lebih dari Rp5 triliun pada 2026, nilai dampak ekonomi diproyeksikan kembali mencatat pertumbuhan.

        Pertamina melihat potensi tersebut sebagai salah satu alasan penting untuk terus membangun antusiasme masyarakat menuju MotoGP Mandalika 2026. Salah satunya dilakukan melalui rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

        Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan MotoGP memiliki arti lebih luas daripada sekadar kompetisi motorsport. Menurutnya, gelaran tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

        “Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang balapan. Ajang ini membawa perhatian dunia ke Indonesia dan menjadi momentum untuk mendorong pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk UMKM dan pelaku usaha lokal di Mandalika dan Lombok,” ujar Arya dalam rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

        Rangkaian tersebut kembali digelar Pertamina melalui kegiatan nonton bareng MotoGP San Marino di Grha Pertamina, Jakarta, Minggu (13/9/2026). Kegiatan ini menjadi nobar kedua dalam rangkaian menuju MotoGP Mandalika dan melibatkan komunitas motor serta Perwira Pertamina.

        Sebanyak 15 komunitas motor juga mengikuti kegiatan riding bersama sebelum menyaksikan balapan MotoGP San Marino. Pertamina sekaligus meluncurkan TVC Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sebagai bagian dari komunikasi menjelang balapan di Mandalika.

        Menurut Arya, semakin banyak masyarakat dan komunitas yang terlibat diharapkan dapat memperkuat atmosfer menuju penyelenggaraan MotoGP Indonesia.

        Baca Juga: Pertamina Panaskan Road to MotoGP Mandalika 2026 Lewat Nobar San Marino

        Baca Juga: PLN Tuntaskan Infrastruktur Utama Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika

        Baca Juga: ITDC Integrasikan Paket Wisata MotoGP 2026, Dorong Dampak Ekonomi Pariwisata Lombok

        “Dari lintasan balap, dampaknya bisa menjangkau jauh lebih luas. Inilah yang ingin terus kami dorong, bagaimana momentum MotoGP dapat memberikan multiplier effect dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat maupun Indonesia,” katanya.

        Selain dampak ekonomi, penyelenggaraan MotoGP juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional. Pertamina berharap gelaran tersebut tidak hanya menarik penonton ke sirkuit, tetapi juga mendorong wisatawan untuk menghabiskan waktu dan membelanjakan uangnya di berbagai sektor ekonomi di sekitar Mandalika dan Lombok.

        Dengan capaian hampir Rp5 triliun pada 2025 dan target lebih dari Rp5 triliun pada 2026, MotoGP Mandalika kini menjadi salah satu agenda olahraga yang turut diperhitungkan sebagai penggerak aktivitas ekonomi di NTB.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: