- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
Hadapi Ancaman Siber, Kemenhub dan Kedubes Inggris Siapkan Pedoman Transportasi Laut
Kredit Foto: ASDP
Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris meluncurkan Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook.
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan siber di sektor transportasi laut di tengah percepatan transformasi digital. Melalui sinergi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, penyedia teknologi, dan akademisi, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub optimistis transformasi digital di sektor transportasi laut dapat berlangsung secara aman dan andal, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Direktur Kenavigasian Kemenhub Hernadi Tri Cahyanto mengatakan, transformasi digital telah membawa banyak manfaat dan meningkatkan efisiensi operasional transportasi laut. Namun, ketergantungan yang semakin tinggi terhadap teknologi digital juga memunculkan tantangan baru berupa risiko serangan siber.
“Transformasi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional transportasi laut, mulai dari sistem navigasi, manajemen pelabuhan, logistik, hingga pertukaran data. Namun, ketergantungan yang tinggi pada teknologi digital ini juga meningkatkan risiko dan ancaman keamanan siber,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (23/9/2026).
Menurut Hernadi, serangan siber di sektor maritim tidak lagi sebatas gangguan terhadap sistem informasi. Serangan tersebut berpotensi mengganggu rantai logistik, keselamatan pelayaran, hingga aktivitas perekonomian nasional.
Maka dari itu, keamanan siber kini menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keselamatan dan ketahanan transportasi laut nasional.
Hernadi mengatakan Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook disusun sebagai acuan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman siber, termasuk dalam merespons insiden serta melindungi data dan informasi.
“Penyusunan dan peluncuran Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook merupakan langkah strategis yang menjadi acuan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapan, merespons, serta melindungi data dan informasi dari berbagai ancaman siber,” jelasnya.
Baca Juga: 158 Ribu Kecelakaan Terjadi pada 2025, Kemenhub: Korban Sebanyak 24.000 Orang
Baca Juga: Pasca-Kecelakaan Kapal Beruntun, Menhub Copot Dirjen Hubla
Selain penyusunan pedoman, Hernadi menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman dan kesiapan melalui latihan serta simulasi penanganan insiden siber.
Untuk itu, peluncuran Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook turut dirangkaikan dengan Table-top Exercise. Kegiatan ini dilakukan untuk menguji kesiapan dan prosedur penanganan insiden siber dalam skenario yang menyerupai kondisi nyata.
“Table-top Exercise ini bukan sekadar simulasi, tetapi kesempatan untuk menguji prosedur, mekanisme komunikasi, dan pengambilan keputusan ketika menghadapi insiden siber. Melalui latihan ini, kita dapat mengidentifikasi potensi kesenjangan serta memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pihak agar koordinasi lintas sektor semakin solid,” tegas Hernadi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan