Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pasca-Kecelakaan Kapal Beruntun, Menhub Copot Dirjen Hubla

Pasca-Kecelakaan Kapal Beruntun, Menhub Copot Dirjen Hubla Kredit Foto: Dok. Kemenhub
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengganti Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dan menunjuk Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Lollan Panjaitan sebagai pelaksana tugas (Plt). Kementerian Perhubungan menyebut pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi.

Plt Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kemenhub Farida Makhmudah mengatakan pergantian pimpinan di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut merupakan langkah manajerial untuk memperkuat organisasi, terutama dalam menjalankan tugas keselamatan dan pengawasan pelayaran.

“Pergantian pimpinan di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut merupakan hal normal dan bagian dari evaluasi dan penyegaran manajerial untuk memperkuat organisasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya di bidang keselamatan dan pengawasan pelayaran,” ujar Farida.

Menurut dia, keputusan tersebut mempertimbangkan kebutuhan untuk memperkuat kepemimpinan dan sistem pengawasan di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut. Kemenhub juga ingin memastikan seluruh jajaran memiliki fokus dan kecepatan yang sama dalam meningkatkan keselamatan pelayaran.

Pergantian ini dilakukan ketika proses pencarian korban KMP Virgo Transport 8 masih berlangsung. Kapal tersebut mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026. Kemenhub sebelumnya menyatakan pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas, sementara investigasi penyebab kecelakaan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Farida menegaskan aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam evaluasi internal Kemenhub. Pembenahan, kata dia, tidak hanya menyangkut regulasi dan administrasi, tetapi juga pengawasan operasional di lapangan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Karena itu, Kemenhub dan seluruh stakeholder perlu terus melakukan pembenahan, bukan hanya pada aspek regulasi dan administrasi, tetapi juga pada pengawasan di lapangan, kepatuhan terhadap standar keselamatan, kelaiklautan kapal, pengawasan muatan dan penumpang, serta pelaksanaan prosedur sebelum kapal berlayar,” katanya.

Baca Juga: Puan Sentil Kecelakaan Laut Berulang Usai Kapal Virgo Transport 8 Terbalik

Baca Juga: Kapal Feri Terbakar di Palawan, 35 Orang Tewas dan 54 Hilang

Di sisi lain, Kemenhub masih mendukung operasi pencarian korban KMP Virgo Transport 8. Ditjen Perhubungan Laut sebelumnya mengerahkan Kapal Negara Patroli KN Grantin P.211 yang membawa 16 personel, termasuk awak kapal dan tim penyelam, untuk memperkuat operasi pencarian.

Pergantian di Ditjen Perhubungan Laut juga berlangsung bersamaan dengan penunjukan Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Kemenhub menyebut pergantian pejabat tersebut sebagai bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri