Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Anak TP Rachmat Borong 500.000 Saham TAPG di Harga Rp1.999

        Anak TP Rachmat Borong 500.000 Saham TAPG di Harga Rp1.999 Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Arif Rachmat, putra konglomerat Theodore Permadi (TP) Rachmat, kembali tercatat dalam transaksi saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Sebanyak 500.000 saham TAPG dibeli pada harga Rp1.999 per saham dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp999,5 juta.

        Berdasarkan keterbukaan informasi, transaksi tersebut berlangsung pada 23 September 2026 dan dilakukan untuk tujuan investasi. 

        Transaksi tercatat sebagai pembelian saham biasa dengan harga Rp1.999 per saham. Status kepemilikan tercatat langsung dan tidak menggunakan skema repurchase agreement

        Namun, secara administratif, saham tersebut tercatat atas nama PT Investindo Arya namun Arif Rachmat disebut sebagai pihak yang memberikan kuasa untuk menyampaikan laporan kepemilikan saham. 

        Dalam hal ini, PT Investindo Arya juga bukan merupakan pemegang saham pengendali TAPG. 

        Jumlah saham TAPG yang dimiliki PT Investindo Arya sebelum transaksi sebanyak 2.365.000 saham dengan hak suara 0,0119%.

        Setelah pembelian 500.000 saham, kepemilikan meningkat menjadi 2.865.000 saham, sedangkan hak suara naik menjadi 0,0144%. 

        Baca Juga: Putra Mahkota Bakrie Serok Ratusan Juta Saham Bumi Resources (BRMS)

        Baca Juga: Investor Asing Buang Saham Rp2,74 Triliun, BMRI hingga BBRI Jadi Sasaran Jual

        Baca Juga: Ini Daftar 59 Saham HSC di BEI, Ada Punya Kamu?

        Dengan transaksi tersebut, jumlah saham TAPG yang dilaporkan dimiliki PT Investindo Arya bertambah sekitar 21,14%dibandingkan posisi sebelum transaksi, dari 2,365 juta saham menjadi 2,865 juta saham. Sementara persentase hak suara meningkat dari 0,0119% menjadi 0,0144%. 

        Arif Rachmat merupakan putra TP Rachmat dan dikenal sebagai bagian dari generasi penerus bisnis keluarga. Arif juga disebut membuka jalan bagi Grup Triputra untuk menjajaki bisnis kelapa sawit.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: