Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bos TAPG Jual 3,2 Juta Saham di Agustus 2026, Ada Apa?

Bos TAPG Jual 3,2 Juta Saham di Agustus 2026, Ada Apa? Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Utama PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) George Oetomo kembali melepas saham perseroan. Kali ini, George menjual 850.000 saham TAPG pada 27 Agustus 2026 dengan harga Rp2.010 per saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan divestasi atas kepemilikan saham secara langsung. Dengan harga dan jumlah saham yang dilepas, nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,71 miliar.

Setelah transaksi, kepemilikan George di TAPG berkurang menjadi 52.706.100 saham atau setara 0,2655% dari total saham perseroan. Sebelum penjualan, kepemilikannya tercatat sebanyak 53.556.100 saham atau 0,2698%.

Aksi tersebut menambah rangkaian divestasi saham TAPG yang dilakukan George sepanjang Agustus 2026. Sebelumnya, pada 20 dan 21 Agustus, ia telah menjual total 2,35 juta saham TAPG pada harga masing-masing Rp1.890 dan Rp1.975 per saham.

Baca Juga: BEI Pantau Saham KETR Setelah Naik Tajam, Investor Diminta Waspada

Baca Juga: BEI Pelototi 4 Saham, Salah Satunya Anak Usaha Astra

Baca Juga: Era Graharealty (IPAC) Bersiap Delisting dari BEI

Dengan demikian, dalam tiga transaksi pada Agustus, George telah melepas total 3,2 juta saham TAPG. Transaksi tersebut dilakukan secara langsung dan seluruhnya disebut bertujuan untuk divestasi.

George merupakan Direktur Utama TAPG, emiten yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. Perubahan kepemilikan saham oleh manajemen menjadi salah satu informasi yang dapat dicermati investor dalam melihat perkembangan kepemilikan saham di perseroan.

Meski demikian, transaksi tersebut merupakan aksi divestasi saham oleh manajemen dan tidak serta-merta mencerminkan perubahan terhadap kinerja maupun prospek operasional TAPG. Kondisi bisnis perseroan tetap perlu dilihat berdasarkan perkembangan kinerja dan fundamental perusahaan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan