Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Konservasi dan Pulihkan Fungsi Resapan Air, Indonesia Re Tanam Pohon di Puncak

        Konservasi dan Pulihkan Fungsi Resapan Air, Indonesia Re Tanam Pohon di Puncak Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re memperkuat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan konservasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), Puncak, Bogor, Jawa Barat.

        Kegiatan bertajuk "Satu Langkah untuk Alam, Sejuta Manfaat untuk Sesama" tersebut melibatkan relasi dari perusahaan asuransi umum serta karyawan Indonesia Re. Penanaman pohon diarahkan untuk mendukung kelestarian kawasan hulu Puncak yang memiliki fungsi penting bagi ketersediaan sumber daya air dan keseimbangan lingkungan.

        Direktur Kepatuhan, Legal dan SDM Indonesia Re, R. Muhammad Irwan, mengatakan keberlanjutan menjadi salah satu bagian dari kontribusi perusahaan sebagai BUMN.

        "Sebagai BUMN, Indonesia Re tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," ujarnya.

        Menurut Irwan, pelestarian kawasan hulu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar manfaat ekologis kawasan tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

        Kepala Divisi TJSL & ESG Indonesia Re, Mardian Adhitya, mengatakan penanaman pohon merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas program konservasi sekaligus mendukung mitigasi risiko bencana dari perspektif industri asuransi dan reasuransi.

        "Tujuan utama kegiatan ini adalah menambah upaya konservasi alam. Tahun lalu, kami melakukan restorasi mangrove di Pantai Pandawa dan PIK. Hari ini, kegiatan di Puncak menjadi bagian dari roadmap kami untuk memperluas upaya konservasi di wilayah lain," kata Mardian.

        Ia mengatakan pemilihan kawasan Puncak juga berkaitan dengan keberadaan sejumlah infrastruktur kantor Indonesia Re di sekitar Cisarua. Kondisi tersebut, menurut dia, menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk turut memperhatikan kondisi lingkungan di wilayah tersebut.

        Mardian juga menyoroti laporan mengenai aktivitas penggundulan lahan di sekitar kawasan Puncak dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, upaya konservasi dinilai penting untuk menjaga fungsi ekologis kawasan.

        Kawasan Puncak memiliki fungsi resapan air yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi. Kerusakan kawasan hijau dapat berdampak terhadap masyarakat, infrastruktur, maupun aktivitas ekonomi.

        Baca Juga: Data Intelligence dan Inovasi Transfer Risiko jadi Bahasan Indonesia Re di Treaty Forum 2026

        Dalam kegiatan tersebut, bibit yang ditanam terdiri atas tanaman konservasi dan tanaman produktif. Penanaman diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

        Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kolaborasi antar-BUMN dalam mendukung agenda keberlanjutan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

        Indonesia Re turut melibatkan karyawan dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan internal perusahaan diarahkan agar kepedulian terhadap keberlanjutan tidak hanya menjadi bagian dari kebijakan perusahaan, tetapi juga berkembang sebagai nilai bersama di lingkungan kerja.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: