Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        10,58 Juta Wisman Masuk RI hingga Agustus, Mobilitas Wisnus Juga Naik

        10,58 Juta Wisman Masuk RI hingga Agustus, Mobilitas Wisnus Juga Naik Kredit Foto: Antara/Arif Firmansyah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Aktivitas perjalanan masyarakat dan kunjungan wisatawan ke Indonesia masih tumbuh hingga Agustus 2026. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus) sama-sama meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

        Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman pada Agustus 2026 mencapai 1,60 juta kunjungan, naik 6,27% dibandingkan Agustus 2025.

        Dengan capaian tersebut, jumlah kunjungan wisman sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 10,58 juta kunjungan. Angka itu meningkat 5,38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

        Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan pertumbuhan juga terlihat dari pergerakan wisatawan nusantara.

        "Untuk wisatawan nusantara, pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 104,30 juta perjalanan," kata Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

        Jumlah perjalanan wisnus pada Agustus tersebut meningkat 11,47% dibandingkan Agustus 2025. Secara kumulatif, perjalanan wisnus selama Januari-Agustus 2026 mencapai 842,15 juta perjalanan atau naik 4,29% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

        Dari pasar internasional, Malaysia menjadi negara asal wisman dengan kontribusi terbesar pada Agustus 2026. Pemegang paspor Malaysia menyumbang 18,52% dari total kunjungan, disusul Australia 10,75% dan Tiongkok 10,16%.

        Sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat, BPS juga mencatat kenaikan jumlah penumpang pada sejumlah moda transportasi sepanjang Agustus 2026.

        Kenaikan tertinggi terjadi pada angkutan penyeberangan yang jumlah penumpangnya mencapai 4,66 juta orang, naik 20,13% dibandingkan Agustus 2025. Jumlah penumpang angkutan laut domestik juga meningkat 8,09% menjadi 2,70 juta orang.

        Baca Juga: Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

        Baca Juga: Gubernur BI: Setiap Kenaikan Suku Bunga 25 Bps, Ekonomi Akan Turun 0,1 Persen

        Baca Juga: Dulu Tak Masuk Daftar, Kini Diakui BPS: Konten Kreator hingga Green Jobs Masuk KBJI 2026

        Sementara itu, jumlah penumpang kereta api mencapai 48,32 juta orang atau naik 6,01% secara tahunan.

        Tidak semua moda mengalami pertumbuhan. Jumlah penumpang angkutan udara internasional turun 0,75% menjadi 1,91 juta orang, sedangkan penumpang angkutan udara domestik turun 4,61% menjadi 4,84 juta orang.

        Dari sisi angkutan barang, volume barang yang diangkut melalui angkutan laut domestik pada Agustus 2026 mencapai 46,93 juta ton, naik 7,66% secara tahunan. Angkutan barang melalui kereta juga meningkat 5,48% menjadi 6,75 juta ton.

        Sebaliknya, jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik turun 7,66% menjadi sekitar 49 ribu ton.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: