Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Profil Arrmanatha Nasir, Diplomat Karier yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri

        Profil Arrmanatha Nasir, Diplomat Karier yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri Kredit Foto: Kementerian Luar Negeri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Arrmanatha Christiawan Nasir mencapai puncak kariernya di dunia diplomasi setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Menteri Luar Negeri pada Kamis (1/10/2026).

        Arrmanatha, yang akrab disapa Tata, menggantikan Sugiono yang dalam perombakan kabinet kali ini dipercaya menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

        Berdasarkan rangkuman Warta Ekonomi, Senin (1/10/2026), pengangkatan Tata bukan hal yang tiba-tiba. Sebelum menjadi menteri, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri sejak Oktober 2024. Posisi tersebut melanjutkan perjalanan panjangnya sebagai diplomat karier di Kementerian Luar Negeri.

        Sepanjang kariernya, Tata telah menduduki berbagai posisi penting, baik dalam diplomasi bilateral maupun multilateral. Ia pernah dipercaya sebagai Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi internasional lainnya di New York.

        Sebelumnya, Tata juga menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Prancis. Dalam posisi tersebut, ia sekaligus merangkap sebagai Duta Besar untuk Andorra dan Monako, serta menjalankan tugas di UNESCO dan sejumlah organisasi internasional yang berkedudukan di Paris.

        Pengalamannya tidak hanya berkutat pada hubungan diplomatik. Tata juga memiliki pengalaman dalam isu perdagangan internasional. Ia pernah bertugas di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan menangani berbagai isu terkait perdagangan, industri, serta hak kekayaan intelektual.

        Baca Juga: Rupiah Tertekan Dekati Level Rp18.000 per USD, Terdorong Sentimen Reshuffle Kabinet Prabowo

        Baca Juga: Reshuffle Ketujuh Prabowo: 18 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftarnya

        Sempat Jadi Jubir Kemenlu

        Namanya juga pernah dikenal publik sebagai juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Ia menjalankan tugas tersebut pada 2014 hingga 2019 sebelum kemudian ditugaskan sebagai duta besar.

        Dari sisi pendidikan, Tata memiliki latar belakang di bidang ekonomi, bisnis, dan hubungan internasional. Pemerintah sebelumnya mencantumkan namanya sebagai Arrmanatha Christiawan Nasir saat mengumumkannya sebagai salah satu Wakil Menteri Luar Negeri Kabinet Merah Putih.

        Kini, seluruh pengalaman tersebut menjadi bekal Tata untuk memimpin Kementerian Luar Negeri. Dari posisi wakil menteri, ia naik ke kursi menteri dan akan membawa pengalaman panjangnya dalam diplomasi bilateral maupun multilateral ke level tertinggi pemerintahan.

        Pengangkatannya juga menandai kembali tampilnya diplomat karier di pucuk Kementerian Luar Negeri, setelah sebelumnya mengemban berbagai tugas strategis dalam hubungan internasional Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: