Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dibantai Malaysia 0-6, Gavin Lee Bantah Singapura Sengaja Lepas Laga

        Dibantai Malaysia 0-6, Gavin Lee Bantah Singapura Sengaja Lepas Laga Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kekalahan telak Singapura dari Malaysia memunculkan tanda tanya di kalangan publik. Gavin Lee langsung membantah anggapan bahwa The Lions sengaja melepas pertandingan setelah dihajar 0-6 dalam Causeway Derby FIFA ASEAN Cup 2026.

        Singapura tak mampu memberikan perlawanan berarti saat menghadapi Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). Hasil tersebut menjadi kekalahan dengan margin terbesar Singapura atas rivalnya sejak 1978.

        Kekalahan tersebut terasa semakin mengejutkan karena Singapura sebelumnya dikenal memiliki pertahanan yang cukup solid di bawah asuhan Gavin Lee. Sejak menangani The Lions pada 2025, pelatih berusia 36 tahun itu belum pernah mengalami kekalahan dengan margin lebih dari dua gol.

        Situasi tersebut kemudian memunculkan dugaan di kalangan fans Indonesia bahwa Singapura tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya. Dugaan itu muncul karena pertandingan Malaysia dan Indonesia memiliki kaitan langsung dengan perebutan posisi puncak Grup A.

        Malaysia membutuhkan kemenangan dengan jumlah gol sebanyak mungkin untuk menjaga peluang lolos ke final. Pada saat bersamaan, Indonesia juga membutuhkan hasil maksimal saat menghadapi Bangladesh demi mengamankan posisi teratas.

        Namun, Gavin Lee membantah keras anggapan bahwa Singapura meremehkan atau sengaja melepas pertandingan melawan Malaysia. Menurutnya, setiap pertandingan tetap menjadi ukuran bagi perkembangan tim.

        “Setiap pertandingan selalu menjadi cek kenyataan,” kata Gavin Lee dilansir BolaSport.com dari The Straits Times.

        Gavin menegaskan timnya tidak pernah menganggap remeh pertandingan apa pun. Ia juga meminta hasil 0-6 tersebut dilihat berdasarkan konteks pertandingan, bukan sebagai bukti bahwa Singapura tidak bermain serius.

        “Kami tidak pernah menganggap remeh pertandingan apa pun dan mengingat konteksnya, kondisinya,” ujar Gavin.

        Pelatih Singapura itu justru mengaku hasil pertandingan tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya laga. Ia menyebut skor 0-6 terasa berlebihan dibandingkan apa yang terjadi di lapangan.

        “Sejujurnya, ini tidak terasa seperti pertandingan dengan skor 6-0, tapi kami jelas tidak berbuat cukup untuk lolos, dan itu memalukan bagi kami,” ucapnya.

        Gavin juga menyoroti bagaimana Malaysia terus mengejar gol setelah unggul jauh. Menurutnya, agresivitas Harimau Malaya setelah unggul 3-0 menjadi sesuatu yang tidak biasa.

        “Tim yang begitu termotivasi untuk mencetak lebih banyak gol setelah skor 3-0 (Malaysia) adalah hal yang tidak normal,” tambah Gavin.

        Meski demikian, Gavin tetap memberikan apresiasi kepada Malaysia. Ia mengakui rivalnya memang tampil layak untuk melaju ke partai final, meski pada akhirnya kemenangan besar tersebut belum cukup mengantarkan Malaysia ke laga puncak.

        Baca Juga: John Herdman Ungkap Rahasia 1 Menit 2 Gol Timnas Indonesia Lawan Bangladesh

        “Selamat untuk Malaysia, mereka benar-benar layak untuk lolos ke final,” kata Gavin.

        Hasil tersebut membuat Singapura mengakhiri perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan berada di posisi ketiga Grup A. The Lions gagal melaju ke final maupun pertandingan perebutan tempat ketiga.

        Bagi Gavin, kekalahan besar tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius. Terlebih, Singapura akan menghadapi agenda penting karena Piala Asia 2027 sudah semakin dekat.

        “Itu adalah sesuatu yang perlu kita renungkan dan sadari pada level mana kita ingin bersaing dan terus mencoba untuk mengambil langkah selanjutnya,” ujarnya.

        Sementara itu, Malaysia juga gagal mendapatkan tiket final setelah finis di posisi kedua Grup A di bawah Indonesia. Harimau Malaya selanjutnya akan menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga melawan runner-up Grup B.

        Kekalahan 0-6 akhirnya tidak hanya meninggalkan catatan buruk bagi Singapura. Hasil tersebut juga memunculkan perdebatan mengenai penampilan The Lions, tetapi Gavin Lee memastikan timnya tidak pernah datang ke pertandingan tersebut dengan niat meremehkan Malaysia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: