Spekulasi PDIP Merapat ke Prabowo Menguat, Guntur Romli Ungkap Fakta soal Budi Gunawan
Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak mengubah posisinya sebagai partai di luar pemerintahan meski Budi Gunawan ditunjuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Politikus PDIP, Guntur Romli, menolak anggapan bahwa masuknya Budi Gunawan ke dalam jajaran Wantimpres menandakan kedekatan politik atau representasi partainya di lingkar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Guntur, penunjukan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden yang didasarkan pada rekam jejak dan kapasitas profesional Budi Gunawan, bukan karena keterkaitan dengan PDIP.
"Bapak Budi Gunawan dipilih sebagai Wantimpres atas dasar prerogatif Presiden, kami menghormatinya," ujar Guntur Romli kepada wartawan, dikutip Senin (5/10).
Ia menekankan bahwa mantan Kepala BIN tersebut bukan kader PDIP dan tidak tercatat sebagai anggota partai berlambang banteng itu. Karena itu, kehadirannya di Wantimpres tidak memiliki hubungan dengan sikap politik partai.
"Tapi Bapak Budi Gunawan bukan anggota PDI Perjuangan, beliau tidak punya KTA, menurut hemat kami, beliau ditunjuk Presiden berdasarkan kompetensi dan pengalaman beliau, di Polri, BIN dan Menkopolkam, dalam bidang keamanan, stabilitas politik, reformasi polri dan supremasi hukum," jjelasnya.
Baca Juga: Ramai Dikaitkan dengan Manuver 2029, Ganjar Akhirnya Beberkan Topik Obrolannya dengan Anies
Di sisi lain, PDIP memastikan akan tetap menjalankan peran sebagai kekuatan penyeimbang dalam sistem demokrasi.
"Sedangkan posisi PDI Perjuangan tetap berada di luar pemerintahan, menjadi politik penyeimbang, menjaga mekanisme checks and balances dalam demokrasi kita," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: