Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Media Thailand Terkejut Herdman Sudah Baca Permainan Thailand Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

        Media Thailand Terkejut Herdman Sudah Baca Permainan Thailand Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Kredit Foto: Instagram/officialjohnherdman
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Media Thailand menyoroti pernyataan John Herdman jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia itu disebut berani setelah mengungkap bahwa dirinya sudah mempelajari permainan Thailand.

        Thairath bahkan menyebut tim nasional Thailand dikejutkan oleh pernyataan Herdman menjelang pertemuan kedua tim. Sorotan tersebut muncul setelah sang pelatih bicara terbuka mengenai persiapan Indonesia menghadapi pasukan Anthony Hudson.

        Indonesia akan menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB.

        Herdman mengatakan dirinya sudah mempelajari sejarah pertemuan Indonesia dengan Thailand. Ia menyadari bahwa Thailand memiliki catatan yang lebih baik sehingga lawannya diyakini datang dengan kepercayaan diri tinggi.

        “Saya mempelajari sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia. Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah mengalahkan Indonesia,” kata Herdman seperti dikutip Thairath.

        Namun, Herdman tidak ingin sejarah tersebut menjadi beban bagi skuad Garuda. Ia justru meminta para pemain menjadikan final sebagai kesempatan untuk mengubah catatan pertemuan kedua negara.

        “Bagi kami, ini merupakan langkah penting. Para pemain harus memastikan bahwa mereka mampu mengambil langkah untuk membalikkan tren tersebut,” ujar Herdman.

        Pernyataan Herdman semakin menarik karena ia tidak hanya berbicara mengenai hasil pertemuan kedua tim. Pelatih asal Inggris tersebut juga mengaku telah menganalisis kecenderungan permainan Thailand di bawah arahan Hudson.

        Thailand dinilai memiliki pendekatan yang cukup fleksibel. Herdman menyebut mereka bisa bermain dengan formasi diamond, kemudian beralih menggunakan lima pemain bertahan atau mengubah susunan menjadi 4-2-1-3 dan 4-3-3.

        “Dia sangat fleksibel dalam menyesuaikan diri di setiap pertandingan. Dia pelatih hebat dan sangat piawai dalam pekerjaannya,” kata Herdman saat membahas Hudson.

        Artinya, Indonesia tidak hanya bersiap menghadapi satu pola permainan Thailand. Herdman menyadari bahwa Hudson bisa mengubah pendekatan sesuai kebutuhan pertandingan dan situasi yang dihadapi timnya.

        Meski sudah membaca permainan lawan, Herdman tetap menilai faktor paling penting dalam final bukan hanya soal taktik. Ia meminta pemain Indonesia menjaga sikap, fokus pada tim sendiri, serta mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat.

        Baca Juga: John Herdman Buang Jauh-Jauh Sepak Bola Cantik, Timnas Indonesia Cuma Punya Satu Misi Lawan Thailand

        “Pada akhirnya, hal terpenting adalah semangat dan sikap kami dalam menghadapi pertandingan ini. Jika kami memiliki sikap yang tepat, fokus pada tim sendiri, dan memanfaatkan peluang yang ada sebaik mungkin, maka kami memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan,” tuturnya.

        Thailand memang memiliki sejarah yang cukup kuat ketika berhadapan dengan Indonesia. Dalam 10 pertemuan terakhir, Skuad Garuda hanya meraih dua kemenangan, sedangkan Thailand memenangkan lima pertandingan lainnya.

        Kondisi tersebut membuat final di SUGBK menjadi ujian tersendiri bagi Indonesia. Herdman kini mencoba membawa timnya keluar dari catatan masa lalu dengan mengandalkan persiapan dan pemahaman terhadap permainan Thailand.

        Pertarungan Indonesia dan Thailand akhirnya akan ditentukan di lapangan. Di hadapan pendukung sendiri, skuad Garuda harus membuktikan apakah analisis Herdman terhadap permainan Thailand mampu membantu mereka mengubah tren pertemuan kedua tim.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: