Layani Logistik MotoGP Mandalika 2026, IAS Kelola 534 Ton Kargo Lewat Laut dan Udara
Kredit Foto: Istimewa
Rangkaian persiapan MotoGP Mandalika 2026 turut melibatkan pengelolaan logistik dalam jumlah besar. PT Integrasi Aviasi Solusi atau Injourney Aviation Services (IAS) kembali dipercaya Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk menangani kebutuhan logistik ajang balap motor tersebut.
Pada penyelenggaraan tahun ini, IAS menangani lebih dari 534 ton kargo. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 118 ton melalui jalur laut dan 416 ton melalui jalur udara.
Kargo yang ditangani mencakup berbagai kebutuhan penyelenggaraan MotoGP, mulai dari race equipment, safety car, hingga peralatan tim.
Untuk pengiriman melalui udara, IAS menangani lima jadwal penerbangan inbound menuju Lombok. Pengiriman pertama dijadwalkan tiba malam ini menggunakan Qatar Airways dengan rute Narita, Tokyo menuju Bandara Internasional Lombok.
Setelah tiba di Lombok, kargo akan melalui rangkaian proses penanganan sebelum didistribusikan menuju Pertamina Mandalika International Circuit.
Direktur Utama IAS Tri Andayani mengatakan dukungan terhadap MotoGP Mandalika merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan aviasi dan logistik terintegrasi untuk event berskala internasional.
“Kami memastikan seluruh proses logistik berjalan secara terintegrasi, mulai dari penanganan inbound hingga outbound. Kesiapan sumber daya manusia yang kompeten serta koordinasi yang solid dengan seluruh stakeholder menjadi kunci untuk memastikan kebutuhan logistik dapat ditangani secara efektif dan tepat waktu,” ujar Tri.
Layanan yang disediakan IAS mencakup ground handling di seaport dan airport, customs clearance, material handling equipment, tenaga kerja bongkar muat, hingga distribusi kargo menuju sirkuit.
Integrasi layanan tersebut memungkinkan penanganan kebutuhan logistik MotoGP dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kedatangan kargo hingga distribusinya ke lokasi penyelenggaraan.
Untuk memperkuat kesiapan operasional selama MotoGP Mandalika 2026, IAS menambah 180 personel. Sebagian tenaga kerja tambahan tersebut berasal dari masyarakat lokal Lombok.
Penambahan personel dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia selama rangkaian event berlangsung. Langkah tersebut sekaligus membuka ruang keterlibatan tenaga kerja lokal dalam penyelenggaraan ajang internasional di Mandalika.
IAS juga memperkuat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya InJourney Airports, Bea Cukai, KEK Mandalika, serta stakeholder lainnya. Koordinasi dilakukan untuk menjaga kelancaran proses logistik selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026.
Baca Juga: Damri Siapkan 118 Bus Shuttle Gratis di MotoGP Mandalika 2026
“Bagi IAS, dukungan terhadap MotoGP bukan hanya tentang kelancaran logistik, tetapi juga tentang bagaimana seluruh ekosistem dapat berkolaborasi menghadirkan layanan yang mendukung event internasional. Melalui sinergi di dalam ekosistem InJourney Group dan bersama seluruh stakeholder, kami turut berkontribusi terhadap penguatan pariwisata, konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi di Lombok, Nusa Tenggara Barat,” tambah Tri.
IAS tercatat telah lima tahun mendukung kebutuhan pengiriman dan penanganan kargo MotoGP Mandalika. Kepercayaan yang kembali diberikan pada tahun ini memperkuat peran IAS sebagai penyedia layanan aviasi dan logistik terintegrasi untuk mendukung berbagai kebutuhan pelanggan serta event berskala nasional maupun internasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: