Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pemerintah Pertimbangkan Tambah Stimulus Ekonomi Kuartal IV

        Pemerintah Pertimbangkan Tambah Stimulus Ekonomi Kuartal IV Kredit Foto: Aryo Hadi Wibowo
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah masih membahas terkait kemungkinan tambahan stimulus bantuan ekonomi kuartal IV. Untuk menjaga daya beli masyarakat, termasuk kelompok kelas menengah yang masih menghadapi tekanan ekonomi.

        Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan, Noor Faisal Achmad, mengatakan pemerintah masih membicarakan stimulus tambahan tersebut. Namun, pemerintah belum memutuskan bentuk maupun kelompok masyarakat yang akan menjadi sasaran.

        "Ini untuk stimulus sedang dibicarakan ya. Nanti mungkin akan disampaikan Pak Menteri dengan Pak Menko," janji Faisal Achmad yang akan membahas lebih lanjut soal stimulus tambahan bantuan ekonomi, di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

        Ketika ditanya apakah stimulus yang tengah dibahas tersebut ditujukan khusus untuk kelas menengah atau merupakan stimulus secara umum, Faisal belum memberikan penjelasan lebih lanjut. "Sedang dibicarakan," ujarnya.

        Pembahasan ini muncul di tengah pelaksanaan stimulus ekonomi kuartal IV 2026 yang sebelumnya telah disiapkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Program tersebut antara lain bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan untuk periode Oktober-Desember bagi 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) desil 1 hingga 4.

        Baca Juga: Belanja UMKM IWIP Capai Rp1,1 Triliun, 77,6 Persen Terserap di Maluku Utara

        Baca Juga: Bukan Soal Insentif, Ini yang Bikin Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

        Selain bantuan langsung, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan lanjutan untuk menopang ekonomi hingga 2027. 

        Namun, paket stimulus kuartal IV yang telah diumumkan masih banyak berfokus pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah dan pekerja penerima BSU. Karena itu, muncul ruang pembahasan mengenai apakah diperlukan kebijakan tambahan untuk kelompok masyarakat yang berada di kelas menengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aryo Hadi Wibowo
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: