Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tunjangan Belum Cair Berbulan-bulan, P2G: Harga Diri Guru Sudah Hancur

        Tunjangan Belum Cair Berbulan-bulan, P2G: Harga Diri Guru Sudah Hancur Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, mengungkap bahwa banyak guru terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat Tunjangan Profesi Guru (TPG) periode Juli hingga September 2026 yang tak kunjung cair.

        Iman menilai kondisi tersebut membuat harga diri para guru hancur. Di sisi lain, mereka tetap dituntut untuk mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas mengajar.

        "Para guru yang tidak kunjung cair TPG berbulan-bulan, sudah hancur harga dirinya karena berhutang kesana kemari, namun tetap dituntut mengajar dengan bermartabat," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Sabtu (10/10).

        Ia menggambarkan kondisi yang dialami para guru di tengah belum cairnya tunjangan profesi tersebut.

        "Mungkin sepatu mereka klimis, seragam mereka lancip, tapi perut tidak bohong, lambung tegang, pikiran kesana-kemari, sambil senyum masam, berharap para murid tidak mengenali kenyataan yang terlalu pahit ini," imbuhnya.

        Iman bahkan mengajak para guru untuk melakukan aksi mogok mengajar secara nasional sebagai bentuk protes atas kondisi yang terjadi.

        "Jangan rayakan hari guru di bulan Oktober ini. Kita semua layak untuk mogok secara nasional. Ini bukan kondisi normal," tegasnya.

        Baca Juga: Guru SMKN 27 Diduga Lecehkan Siswa, Pramono: Orang Tua Boleh Tempuh Jalur Hukum

        Sebagai informasi, pemerintah pusat tidak dapat mencairkan dana TPG secara serentak kepada jutaan guru di Indonesia. Proses verifikasi, penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dilakukan secara bertahap.

        Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengonfirmasi bahwa penyaluran susulan serta penyelesaian administrasi bagi guru yang belum menerima TPG ditargetkan rampung sepanjang Oktober 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: