- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Indeks Inklusi Capai 93,61%, BCA Digital Dorong Tingkat Literasi Keuangan Lewat Karya Jurnalistik
Kredit Foto: Merlina Aryanti
PT Bank Digital BCA (BCA Digital) menerbitkan buku antologi Dear Money, We Need to Talk untuk membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Inisiatif ini diluncurkan melalui program bluAcademy bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan (BIK), di tengah kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan nasional yang mencapai 24,04 poin persentase.
Berdasarkan data yang digunakan perusahaan, indeks inklusi keuangan nasional mencapai 93,61%, sedangkan indeks literasi keuangan baru sebesar 69,57%. Artinya, akses masyarakat terhadap layanan keuangan sudah tinggi, tetapi pemahaman dalam mengelola keuangan masih perlu ditingkatkan.
Buku tersebut memuat 50 artikel jurnalistik pilihan yang dikurasi dari 118 karya jurnalis di seluruh Indonesia bersama para pakar keuangan. Atas penerbitan buku ini, BCA Digital meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Buku Literasi Keuangan Karya Jurnalis Terbanyak” dalam ajang bluPressAwards 2026.
Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati mengatakan, penguatan literasi keuangan penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan finansial yang lebih baik, seiring meningkatnya akses terhadap produk perbankan.
“Lewat buku ini, BCA Digital ingin menunjukkan bahwa mengelola keuangan bukan sekadar tentang angka, melainkan bagaimana kita mengambil keputusan yang lebih baik. Kami sangat mengapresiasi rekan jurnalis yang telah menghadirkan cerita pengalaman nyata ini agar edukasi finansial terasa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Lanny di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, buku ini mengangkat berbagai persoalan keuangan sehari-hari yang dekat dengan generasi Z dan milenial. Topiknya antara lain pengalokasian dana darurat, pengaturan anggaran bersama pasangan sebelum menikah (couple budgeting), serta cara menghemat pengeluaran tanpa mengabaikan pertumbuhan aset dalam jangka panjang.
Baca Juga: Indonet (EDGE) Tambah Utang Jumbo Rp1,7 Triliun dari BCA, Aset Jadi Jaminan
Baca Juga: Di Tengah Rumor Akuisisi, Fundamental BCA Justru Jadi Sorotan
Baca Juga: Isu Haji Isam Akuisisi BCA Makin Panas, Dua Pihak Kompak Membantah
Head of Brand & Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko menilai, narasi jurnalistik dapat membantu masyarakat memahami konsep keuangan yang kerap terasa rumit jika hanya disampaikan melalui teori dan data.
"Teori keuangan di atas kertas sering kali terasa kaku, tetapi cerita nyata di media terasa jauh lebih familiar dan menggugah kesadaran. Rekor MURI ini menjadi stempel validasi resmi bahwa karya jurnalistik rekan-rekan media memiliki dampak abadi dalam menemani masyarakat belajar mengelola uangnya,” kata Duardi.
Sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi keuangan, BCA Digital membagikan buku tersebut secara gratis ke sejumlah fasilitas pendidikan, termasuk Perpustakaan Habibie & Ainun, serta berbagai fasilitas edukasi di daerah. Masyarakat juga dapat mengakses versi buku elektronik atau e-book secara gratis melalui situs resmi BCA Digital.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: