- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
GMF Right Issue 22 Miliar Saham, Pemegang Saham Lama Terancam Terdilusi 15%
Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) berencana menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal melalui penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue. Dalam aksi ini, emiten jasa perawatan dan perbaikan pesawat tersebut akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 22,03 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp19 per saham.
Rencana ini membawa konsekuensi bagi pemegang saham lama. Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, investor yang tidak menggunakan haknya dalam right issue berpotensi mengalami dilusi kepemilikan saham hingga maksimal 15%.
Manajemen GMFI menyebut aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan sekaligus memenuhi ketentuan minimum saham beredar di publik (free float) sesuai Peraturan Bursa Nomor I-A.
Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) tersebut akan digunakan untuk mendukung investasi dan pengembangan usaha, mengoptimalkan struktur pendanaan, serta memperkuat modal kerja operasional secara berkelanjutan.
Manajemen juga menyatakan bahwa perseroan dapat menyesuaikan rencana penggunaan dana hasil HMETD dengan mempertimbangkan kondisi bisnis, optimalisasi pengelolaan modal, dan faktor relevan lainnya demi kepentingan perusahaan.
“Manajemen perseroan berhak untuk melakukan penyesuaian terhadap rencana penggunaan dana hasil HMETD dengan mempertimbangkan kondisi bisnis, pengelolaan modal yang optimal, serta faktor-faktor relevan lainnya demi kepentingan perseroan,” tulis manajemen GMFI dalam keterbukaan informasi, seperti diberitakan Rabu (14/10/2026)
Untuk melanjutkan rencana tersebut, GMFI dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 November 2026 guna meminta persetujuan pemegang saham. Investor yang berhak hadir dan memberikan suara adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan per 27 Oktober 2026.
Baca Juga: GMF Ekspansi ke Oman, Kantongi Konsesi MRO 20 Tahun di Muscat
Baca Juga: BUVA Right Issue Rp1,53 Triliun, Happy Hapsoro Siap Menyerap
Baca Juga: BSI Siap Right Issue 6,8 Miliar Saham, Risiko Dilusi Mengintai Investor
Di pasar modal, saham GMFI ditutup menguat 4,08% atau naik 2 poin ke level Rp51 per saham pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Kenaikan ini membawa saham perseroan kembali meninggalkan level gocap atau Rp50 per saham.
Meski demikian, penguatan tersebut belum mampu menghapus tekanan sepanjang tahun. Secara year-to-date (YtD), saham GMFI masih terkoreksi 31,08% atau turun 23 poin dibandingkan posisi Rp74 per saham pada 2 Januari 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan