Minat Umrah Menurun, Harga Tiket Pesawat Naik hingga Rp4 Juta akibat Konflik Timur Tengah
Kredit Foto: Baznas
Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah berdampak terhadap industri perjalanan ibadah umrah di Indonesia. Kekhawatiran terhadap keamanan penerbangan dan kenaikan harga tiket pesawat membuat sebagian calon jemaah mempertimbangkan kembali rencana keberangkatan ke Tanah Suci.
Direktur PT An-Namiroh Travelindo, Bagus Awaluddin, menyebut faktor keamanan menjadi salah satu alasan utama menurunnya minat masyarakat untuk melaksanakan umrah. Selain itu, kenaikan harga tiket pesawat turut menambah beban biaya perjalanan.
Menurut Bagus, harga tiket penerbangan menuju kawasan Timur Tengah mengalami kenaikan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta per jemaah. Kenaikan tersebut berkaitan dengan meningkatnya harga bahan bakar penerbangan atau avtur di tengah ketidakpastian geopolitik.
Kondisi ini membuat penyelenggara perjalanan umrah menghadapi tantangan dalam mempertahankan harga paket yang terjangkau bagi masyarakat. Di sisi lain, calon jemaah harus mempertimbangkan kemampuan finansial serta situasi keamanan sebelum menentukan jadwal keberangkatan.
Baca Juga: Greenpeace Protes Krisis Iklim di Bundaran HI, Wakil Ketua MPR Ungkit Kebijakan Prabowo
Meski menghadapi tantangan tersebut, Bagus menyatakan keberangkatan jemaah melalui perusahaannya masih berjalan cukup positif. Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) yang dirilis pada pekan kedua Oktober 2026, perusahaannya telah memberangkatkan 10.078 jemaah umrah.
Sementara itu, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi jemaah yang menggunakan penerbangan transit di kawasan yang terdampak konflik. Calon jemaah disarankan memantau informasi resmi dari pemerintah dan maskapai sebelum melakukan perjalanan.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan konflik di Timur Tengah tidak hanya memengaruhi aspek keamanan, tetapi juga biaya perjalanan ibadah umrah. Meredanya konflik diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat sekaligus membantu menstabilkan harga perjalanan menuju Tanah Suci.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: