Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saham Terancam Dicoret dari Perhitungan IHSG, Ini Respons Maybank

        Saham Terancam Dicoret dari Perhitungan IHSG, Ini Respons Maybank Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menanggapi kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berencana mengeluarkan saham berkategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

        Juru Bicara Maybank Indonesia mengatakan, perseroan menghormati kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya BEI meningkatkan transparansi dan menjaga integritas pasar modal Indonesia.

        “Maybank Indonesia menghormati kebijakan BEI terkait pengecualian saham dengan kategori HSC dari perhitungan IHSG. Saham Maybank Indonesia tetap diperdagangkan di BEI sesuai dengan mekanisme perdagangan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (20/10/2026).

        Meski sahamnya berstatus HSC, Maybank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjalankan bisnis secara hati-hati, menjaga integritas, serta menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. 

        Perseroan juga menyatakan akan terus mematuhi seluruh ketentuan pasar modal dan menjaga kepercayaan nasabah.

        Manajemen Maybank turut memastikan bahwa kebijakan BEI tersebut tidak berdampak langsung terhadap operasional maupun kelangsungan bisnis perusahaan. Layanan perbankan kepada nasabah tetap berjalan seperti biasa.

        Baca Juga: BEI Siap Singkirkan Saham HSC dari IHSG, DGWG Pasang Strategi

        Baca Juga: BEI: Status Saham HSC Tak Otomatis Melanggar Hukum

        “Kebijakan tersebut tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan bisnis. Bank tetap menjalankan kegiatan usaha dan memberikan layanan perbankan kepada seluruh nasabah secara normal," ungkap manajemen Maybank Indonesia.

        Dari sisi kinerja keuangan, Maybank Indonesia menyebut fundamental perseroan tetap solid. Hal tersebut, menurut manajemen, tercermin dari sejumlah indikator keuangan per Juni 2026.

        Maybank Indonesia memperoleh laba bersih sebesar Rp698 miliar pada semester I-2026, naik 21,2% dari porsi Rp576 miliar di semester I-2025. Dengan peroleh kredit sebesar Rp126,28 triliun dan total aset mencapai Rp213,81 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: