Kredit Foto: Aryo Hadi Wibowo
Pemerintah masih harus mengejar investasi sebesar Rp23,1 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) agar target sepanjang 2026 sebesar Rp69,1 triliun tercapai. Hingga September 2026, realisasi investasi baru mencapai Rp46 triliun atau 67% dari sasaran tahunan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, optimistis kekurangan tersebut dapat dikejar pada kuartal IV-2026. Menurutnya, sejumlah proyek di kawasan ekonomi khusus masih dalam tahap pembangunan sehingga berpeluang mendorong tambahan investasi menjelang akhir tahun.
“Dan KEK 67% sampai kuartal III harapannya bisa mencapai 100% di kuartal-IV karena semua sedang dalam progres pembangunan,” ujar Airlangga dalam Rapat Kerja Nasional KEK, Rabu (21/10/2026).
Berdasarkan capaian tersebut, KEK membutuhkan tambahan investasi sekitar Rp23,1 triliun dalam tiga bulan terakhir tahun ini. Angka itu menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk memastikan target investasi tahunan tidak meleset.
Di sisi lain, kinerja penyerapan tenaga kerja menunjukkan capaian yang lebih tinggi. Sepanjang Januari-September 2026, KEK mencatat penambahan sekitar 53.190 tenaga kerja, melampaui target tahunan sebanyak 51.315 orang.
Secara kumulatif sejak mulai dikembangkan pada 2012 hingga September 2026, investasi di KEK telah mencapai Rp382,1 triliun. Aktivitas di 25 kawasan tersebut melibatkan 509 badan usaha dan menyerap sekitar 302.262 tenaga kerja.
Airlangga menyebut pengembangan KEK juga menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8%.
Baca Juga: Investasi KEK Tembus Rp382 Triliun, Serap 302 Ribu Tenaga Kerja
Baca Juga: Airlangga Akui Luas KEK Indonesia Kalah Jauh Dibanding Malaysia dan Vietnam
"KEK ini menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8%,” ujarnya.
Saat ini, luas KEK Indonesia sekitar 24.000 hektare. Sementara itu, Airlangga menyebut kawasan sejenis di Vietnam dan Malaysia memiliki luasan sekitar 1,8 juta hingga 2 juta hektare.
Pemerintah pun mendorong pengembangan KEK di berbagai sektor, mulai dari industri, pariwisata, kesehatan, digital, hingga teknologi. Percepatan proyek dan masuknya investasi baru pada kuartal IV akan menentukan sejauh mana target Rp69,1 triliun dapat dipenuhi pada akhir 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: