Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Klaim Investor Masih Percaya RI, Bos Danantara Pede Investasi Tembus Rp13.032 Triliun hingga 2029

        Klaim Investor Masih Percaya RI, Bos Danantara Pede Investasi Tembus Rp13.032 Triliun hingga 2029 Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, mengklaim bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia masih tinggi. Pernyataan ini diberikan ketika pasar modal Indonesia mendapat perhatian serius dari Morgan Stanley Capital Index (MSCI). 

        Klaim ini didasari dari realisasi investasi selama 2 tahun pemerintahan kabinet Presiden Prabowo Subianto yang mencapai Rp3.923,2 triliun, di sepanjang kuartal IV 2024 hingga kuartal III 2026.

        "Alhamdulillah dari segi realisasi investasi di Indonesia itu masih bisa berjalan dengan sangat baik, dan kepercayaan para investor terhadap Indonesia masih sangat tinggi," ujar Rosan dalam acara rapat pimpinan nasional Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (29/10/2026). 

        Menurut dia, kepercayaan investor ini muncul lantaran kabinet pemerintahan Prabowo Subianto menunjukan stabilitas dari berbagai sisi, mulai dari politik hingga keamanan.

        "Karena pada saat mereka berinvestasi, tentunya pertama mereka melihat apa? Stabilitas, itu menjadi hal yang sangat penting. Baik stabilitas politik, stabilitas keamanan, juga stabilitas dari iklim investasi di Indonesia," ungkap Rosan.

        Sehingga, Rosan menilai para investor melihat iklim investasi di Indonesia tetap terukur dan aman dari gejolak-gejolak yang bisa mengejutkan pasar. 

        "Mereka juga tentunya pada saat berinvestasi, istilahnya we don't like surprises. Kita tidak suka ada hal-hal yang sifatnya tanpa kita bisa prediksi. Semuanya inginnya terukur, terstruktur, dan penuh dengan certainty, penuh dengan kepastian. Tidak ada kejutan-kejutan dalam rangkap kita berinvestasi. Ini sudah ditampilkan," tutur Rosan.

        Baca Juga: Danantara Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Transparansi

        Baca Juga: Danantara Siap Masuk BEI? Bos Bursa Ungkap Perkembangan Terbaru

        Baca Juga: Singapura Panggil 10 Perusahaan Terduga Karhutla, Rosan Pede Tak Ganggu Investasi

        Oleh karenanya, Rosan menegaskan realisasi investasi ini bukan sekadar komitmen dari para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

        "Jadi bukan sifatnya MoU atau kesepakatan, itu sudah dicatatkan. Jadi angka-angka ini adalah angka-angka yang real, yang bisa dipertanggungjawabkan 100%," ucapnya. 

        Lebih lanjut, ia pun optimistis target investasi yang telah ditetapkan oleh Prabowo untuk periode 2025-2029 senilai Rp 13.032,8 triliun bisa tercapai.

        "Karena dalam 10 tahun terakhir, dari tahun 2014 sampai 2024, total investasi yang masuk ke Indonesia adalah Rp9.100 triliun. Tetapi dalam 5 tahun terakhir, diharapkan akan mencapai Rp13.032 triliun," pungkas Rosan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: