Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bela Gibran, Relawan Seret Nama Prabowo dan Sebut Tak Punya Ijazah SMA?

        Bela Gibran, Relawan Seret Nama Prabowo dan Sebut Tak Punya Ijazah SMA? Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kontroversi ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebut tidak hanya berkaitan dengan posisi anak Joko Widodo tersebut. Anggota Dewan Pembina Gibranisti, Ade Darmawan, justru menduga polemik itu memiliki sasaran lebih luas, yakni Presiden Prabowo Subianto.

        Ade mendasarkan dugaan tersebut pada latar belakang pendidikan Prabowo dan Gibran yang sama-sama pernah menempuh pendidikan di luar negeri. Ia mempertanyakan mengapa persoalan ijazah SMA hanya diarahkan kepada Gibran, sementara latar belakang pendidikan Prabowo juga dinilainya perlu diperhatikan.

        "Kita nggak bicara ijazah luar negeri, certificate luar negeri. Sama-sama enggak memiliki itu (ijazah SMA) karena memang pendidikannya di luar negeri," kata Ade Darmawan dalam program "Kompas Petang" KompasTV, Minggu (1/11/2026).

        "Kalau Pak Prabowo justru SD, SMP-nya enggak di luar negeri. Kita kan melihat begini, logika daripada suatu peristiwa, kok wapresnya saja (yang dipermasalahkan), padahal kalau berbicara ijazah SMA, itu juga Pak Prabowo juga tidak memiliki itu."

        Meski melontarkan dugaan tersebut, Ade mengaku yakin DPR RI tidak akan menindaklanjuti seruan pemakzulan Gibran setelah Mahkamah Agung (MA) membatalkan keabsahan surat keterangan (suket) penyetaraan ijazah SMA milik sang wakil presiden.

        Menurut Ade, pembatalan suket tersebut hanya menyangkut persoalan administrasi sehingga tidak memenuhi persyaratan untuk memakzulkan Gibran.

        Pernyataan Ade mendapat respons dari anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia. Politikus Partai Golkar itu menegaskan kontroversi ijazah dan seruan pemakzulan Gibran tidak memiliki kaitan dengan Prabowo.

        "Kalau kemudian ada yang membawa-bawa ini ke Pak Prabowo, ya menurut saya enggak benar," kata Doli.

        Doli juga meminta agar persoalan yang masih berlangsung tidak berkembang menjadi polemik baru dengan menyeret nama presiden. Ia menegaskan DPR belum mengambil langkah apa pun terkait persoalan tersebut.

        Baca Juga: Gibran Disebut Tak Punya Pengaruh Besar dalam Kemenangan Prabowo: Hanya Sumbang 2,8 Persen

        "Kan kami juga belum mau ngapa-ngapain, kok, sudah kemudian mau dibawa ke Pak Prabowo. Jadi masalahnya yang satu belum selesai, mau memunculkan masalah baru."

        Lebih lanjut, Doli mengatakan DPR masih mempelajari putusan MA. Ia berharap pimpinan partai politik dapat menggelar pertemuan untuk membahas tindak lanjut atas polemik ijazah Gibran.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: