Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta International Stadium (JIS) tetap menjadi kandang utama Persija Jakarta. Ia memastikan jadwal laga Macan Kemayoran akan menjadi prioritas utama dibanding agenda non-olahraga.
“Intinya begini, JIS tetap sebagai kandang utamanya Persija. Supaya ini juga tidak diartikan macam-macam, JIS tetap menjadi kandang utamanya Persija,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11/2026).
Ketegasan ini sekaligus mengakhiri polemik soal pemanfaatan JIS yang selama ini kerap digunakan untuk konser musik skala besar. Pramono menyebut Pemprov DKI menerapkan standar pemeliharaan ketat untuk menjaga kualitas rumput.
Soal perawatan, kata Pramono, rumput JIS kini butuh waktu pemulihan maksimal dua minggu setelah digunakan untuk konser.
“Sekarang ini rumput di JIS itu paling lama 2 minggu setelah pertandingan itu bisa digunakan. Kemarin ketika sempat ada kritik dari Rizky Ridho maupun Shin Tae-yong, itu sebenarnya 1 minggu setelah acara konser. Sekarang ini sudah ada jaminan bahwa 2 minggu dari konser pasti sudah bisa digunakan untuk pertandingan,” tegasnya.
Baca Juga: KJMU Tahap II 2026 Telat Cair, Pramono Minta Maaf dan Janji Rampung 6 November
Untuk menjaga kualitas lapangan, Pramono telah menginstruksikan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS untuk lebih selektif memberikan izin konser.
“Termasuk konser-konser yang sekarang ini banyak yang ingin menggunakan JIS, tentunya kami akan melakukan pembatasan. Nggak semua konser bisa dilakukan, karena apapun, saya tetap meminta kepada Jakpro bahwa JIS adalah kandangnya Persija,” katanya.
Sementara itu, terkait rencana penjualan hak penamaan atau naming rights JIS, Pramono belum mau mengungkap calon mitra komersial. Namun ia memastikan pengumuman resminya akan dilakukan dalam waktu dekat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Istihanah