Kredit Foto: Istimewa
Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menegaskan pihaknya tidak akan mengusulkan figur tertentu untuk menggantikan Gibran Rakabuming Raka apabila jabatan wakil presiden mengalami kekosongan akibat pemakzulan.
Menurut Denny, pengajuan dua nama calon wakil presiden merupakan hak prerogatif presiden. Karena itu, pihak penggugat ijazah Gibran memilih tidak masuk ke pembahasan figur yang berpotensi menimbulkan kesan terlibat dalam politik praktis.
"Kita tidak mau bicara figur, deh, nanti kita dianggap mendorong figur, nanti dianggap masuk ke wilayah politik praktis," kata Denny Indrayana dalam konferensi pers pada Senin (2/11/2026).
Ia menegaskan, langkah yang mereka tempuh berkaitan dengan penegakan aturan konstitusi, bukan upaya mengarahkan siapa yang harus menduduki kursi wakil presiden.
"Kami di sini menegakkan aturan konstitusi, aturan bernegara. Kalau ternyata nanti memang ada kekosongan wakil presiden, siapa menggantikannya? Boleh dikatakan adalah hak prerogatif presiden untuk memilih dua nama."
Meski tidak menyebut kandidat, Denny berharap Prabowo Subianto nantinya mempertimbangkan putra-putri terbaik Indonesia jika harus mengajukan calon pengganti wakil presiden.
"Tentu saja kita beraspirasi yang dipilih adalah putra dan putri terbaik dari Republik," kata Denny.
Di sisi lain, Denny menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) telah memperjelas persoalan persyaratan pendidikan Gibran sebagai wakil presiden. Atas dasar pandangannya tersebut, ia mendorong adanya langkah politik terkait posisi Gibran.
Baca Juga: Denny Indrayana! Sebut Gibran Sudah Tak Layak Jadi Wapres, Desak Pemakzulan Harus Segera Digelar!
Denny juga meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo ikut meminta putranya mengundurkan diri. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi bentuk perhatian terhadap kepentingan bernegara.
Namun, apabila Gibran tidak bersedia mundur, Denny menilai partai-partai politik di DPR perlu mengambil langkah setelah masa reses berakhir.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: