- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Timothy Ronald Masuk Jadi Pemegang Saham Tempo, Beli 13,37 Juta Saham
Kredit Foto: Ist
Influencer keuangan Timothy Ronald resmi tercatat sebagai pemegang saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO). Per 30 Oktober 2026, Timothy menguasai 13.373.100 saham atau setara dengan 1,26% dari total saham perseroan.
Mengutip data perdagangan, kepemilikan tersebut menjadi posisi baru Timothy sepanjang Oktober 2026. Namanya belum tercantum dalam daftar pemegang saham TMPO dengan kepemilikan di atas 1% pada bulan sebelumnya.
Dengan menggunakan harga saham TMPO sebesar Rp220 per saham, nilai kepemilikan Timothy diperkirakan mencapai Rp2,94 miliar.
Masuknya Timothy terjadi bersamaan dengan perubahan komposisi pemegang saham lainnya. EFG Bank AG, Singapore Branch A/C Clients tercatat mengurangi kepemilikannya dari 3,12% menjadi 1,61%. Penurunan sebesar 1,51 poin persentase tersebut setara dengan pelepasan sekitar 16 juta saham.
Perubahan juga terjadi pada kepemilikan Yulie Sekuritas Indonesia. Perusahaan tersebut tidak lagi tercatat dalam daftar pemegang saham dengan porsi kepemilikan di atas 1%. Sebelumnya, Yulie Sekuritas Indonesia menguasai 1,89% saham TMPO sebelum melepas 20 juta saham.
Di tengah perubahan struktur kepemilikan tersebut, saham TMPO justru melesat tajam. Pada perdagangan Selasa (3/11/2026) hingga pukul 11.19 WIB, saham perseroan naik 46 poin atau 26,44% ke level Rp220 per saham.
Baca Juga: PTFI Ungkap Status Pengalihan 12% Saham ke Pemerintah
Baca Juga: Angkasa Pura Pindahkan 82,1 Miliar Saham GMFI ke InJourney, Nilainya Rp5,66 Triliun
Lonjakan harga tersebut turut diikuti peningkatan aktivitas perdagangan. Volume transaksi mencapai 1,7 juta lot dengan nilai Rp35,97 miliar. Jumlah itu melampaui rata-rata harian yang tercatat sebanyak 981,2 ribu lot dengan nilai transaksi Rp19,09 miliar.
Dengan masuknya Timothy Ronald ke jajaran pemegang saham di atas 1%, komposisi kepemilikan TMPO mengalami perubahan pada Oktober 2026. Pada saat bersamaan, saham perseroan mencatatkan penguatan harga dan aktivitas transaksi yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata hariannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: