Angkasa Pura Pindahkan 82,1 Miliar Saham GMFI ke InJourney, Nilainya Rp5,66 Triliun
Kredit Foto: GMF
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) kepada PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
Aksi pemindahan hak atas saham tersebut dilakukan melalui mekanisme pembagian dividen atau dividend in specie pada 2 November 2026.
Mengutip keterbukaan informasi, Selasa (3/11/2026), Angkasa Pura Indonesia mengalihkan seluruh sahamnya di GMFI sebanyak 82.100.173.900 lembar, atau setara 65,77% hak suara.
Adapun nilai pengalihan saham ini mencapai Rp5,66 triliun.
Angkasa Pura Indonesia dalam laporannya menyebut transaksi penjualan ini bukan merupakan repurchase agreement. Perseroan pun menegaskan bahwa kepemilikan saham atas GMFI sebelumnya bersifat langsung,
Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports juga telah melepas pengelolaan Bandara Dhoho Kediri sepenuhnya kepada PT Surya Dhoho Investama (SDhI). Ditandai dengan pengakhiran perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) pada 31 Agustus 2026.
Baca Juga: Dari Dhoho hingga Kertajati, Deretan Bandara Mewah Injourney Airports yang Pikul Kerugian
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Ramp Check 2.140 Kapal hingga 223 Bandara Jelang Nataru
Bandara Dhoho kemudian sepenuhnya dioperasikan oleh SDhI selaku anak usaha Gudang Garam Tbk per 1 Oktober 2026, pasca terbitnya Sertifikat Bandar Udara Nomor 0190/SBU/IX/2026.
Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Agus Haryadi mengakui bahwa performa Bandara Dhoho selama ini memang belum maksimal. Situasi diperparah oleh kondisi industri penerbangan nasional yang tengah mengalami depresiasi akibat berbagai faktor eksternal.
"Ya, kalau boleh dikatakan jujur memang secara trafik belum maksimal ya, apalagi dalam situasi terakhir setelah kondisi penerbangan ini sedang terdepresiasi karena berbagai faktor lah," kata Agus dalam sesi diskusi bersama media di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan