- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
CGAS Perluas Stasiun CNG di Tiga Daerah, Laba Bersih Tembus Rp17 Miliar
Kredit Foto: CGAS
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) membukukan laba bersih sebesar Rp17 miliar hingga kuartal III-2026. Capaian tersebut telah melampaui laba bersih sepanjang 2025 yang sebesar Rp9 miliar, seiring peningkatan pendapatan, optimalisasi kapasitas produksi, dan ekspansi jaringan distribusi gas bumi.
Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, mengatakan peningkatan kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam memperbesar kapasitas produksi, memperluas pasar, dan meningkatkan efisiensi operasional.
“Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi CGAS dalam meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan memperkuat efisiensi operasional. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan fasilitas distribusi yang telah beroperasi, memperluas basis pelanggan, serta meningkatkan keandalan pasokan dan kualitas layanan,” ujar Andika dalam keterangan resmi.
Dari sisi pendapatan, CGAS mencatatkan Rp585 miliar, meningkat 37% dari Rp426 miliar. Pertumbuhan tersebut didorong kenaikan harga jual rata-rata dan volume penjualan gas, serta optimalisasi kapasitas produksi setelah beroperasinya sejumlah stasiun Compressed Natural Gas (CNG) baru sepanjang 2026.
Beberapa fasilitas yang mulai dioperasikan perusahaan antara lain CNG Station Grobogan, Gresik, dan Majalengka.
Peningkatan permintaan dari sektor industri juga menjadi salah satu pendorong penjualan. CGAS menyebut penurunan pasokan gas melalui jaringan pipa di wilayah Jawa Barat turut mendorong kebutuhan konsumen industri terhadap alternatif pasokan CNG.
Selain memperkuat pasar industri, perusahaan memperluas basis pelanggan melalui segmen retail. Kontribusi pelanggan retail saat ini mencapai sekitar 25% dari total portofolio pelanggan CGAS.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas diversifikasi pelanggan sekaligus membuka peluang pertumbuhan pendapatan dari berbagai sektor pengguna gas bumi.
Dari sisi neraca, total aset CGAS mencapai Rp473 miliar pada kuartal III-2026, meningkat 18,5% dibandingkan Rp399 miliar pada akhir 2025.
Baca Juga: Kinerja Laba Melesat, PGEO Buka Peluang Bagi Dividen di Atas 50%
Baca Juga: Laba Danantara Investment Management (DIM) Tembus Rp705 Miliar per Akhir April 2026
Dalam menjalankan ekspansi, perusahaan menerapkan strategi transformasi, efisiensi, digitalisasi, dan manajemen risiko untuk mengoptimalkan kapasitas produksi, meningkatkan efisiensi distribusi, serta menjaga kualitas layanan.
Andika mengatakan CGAS akan melanjutkan optimalisasi fasilitas distribusi yang telah beroperasi dan menangkap peluang peningkatan kebutuhan gas bumi di berbagai sektor.
Perseroan optimistis strategi tersebut dapat menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir 2026 sekaligus memperkuat perannya dalam industri perdagangan dan distribusi gas alam nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: