Perkuat Ekonomi Daerah, Askrindo dan Pemkab Sarolangun Jalin Kerjasama
Kredit Foto: Istimewa
Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah serta memitigasi risiko pada sektor-sektor perekonomian vital, PT Asuransi Indonesia (Persero) atau Askrindo yang merupakan anggota Holding Asuransi dan Penjaminan serta bagian dari Danantara Indonesia secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, Jambi, yang berlangsung di Jakarta.
Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Direktur Keuangan selaku Plt Direktur Utama Askrindo, Leonardo Henry Gavaza, bersama Bupati Kabupaten Sarolangun, Hurmin. Kerja sama ini berfokus pada pemanfaatan produk General Insurance (Asuransi Umum) dan Suretyship (Penjaminan Proyek Daerah) guna memberikan perlindungan komprehensif bagi pembangunan infrastruktur daerah, ekosistem keuangan, hingga penguatan skala usaha UMKM di Sarolangun.
Direktur Utama Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, yang turut hadir menyatakan bahwa kerja sama ini dirancang untuk menyokong ketahanan struktur ekonomi daerah khusus Sarolangun, Jambi.
"Kami menyambut baik kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Kerja sama pemanfaatan Asuransi Umum dan Suetyship ini merupakan wujud nyata kehadiran Askrindo dalam menyediakan mitigasi risiko yang adaptif bagi sektor riil daerah. Dengan dukungan proteksi pada infrastruktur, pembiayaan, dan UMKM, kami optimis mampu menjaga keberlanjutan roda perekonomian serta memberikan kepastian iklim usaha di Sarolangun," ujar Mahelan.
Sesuai Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sarolangun yakni sebesar 4,78%. Kerja sama ini menjadi langkah krusial dalam merespons tren positif perkembangan wilayah Kabupaten Sarolangun yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2025.
Baca Juga: Cetak Laba Rp1,69 Triliun, Askrindo Raih Special Award BIFA 2026
Dan Berdasarkan data BPS, struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah Sarolangun didominasi oleh sektor-sektor penopang utama, seperti sektor pertambangan dan penggalian, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (khususnya komoditas kelapa sawit dan karet), serta sektor konstruksi dan perdagangan.
Integrasi proteksi asuransi umum Askrindo akan difokuskan untuk memperkuat daya saing dan resiliensi sektor-sektor strategis seperti UMKM, pertanian, Konstruksi dan perdagangan. Dengan proteksi dan kemudahan akses penjaminan kredit bagi para petani komoditas unggulan dan pelaku usaha mikro diharapkan agar lebih berdaya saing dan tahan terhadap fluktuasi modal.
"Ke depan, Askrindo dan Pemkab Sarolangun berkomitmen untuk terus mengeksplorasi perluasan lini produk asuransi penjaminan dan proteksi aset daerah lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang aman, kondusif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun," tutup Mahelan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: