Kredit Foto: Tanayastri Dini Isna
Sebagai sponsor utama Harbolnas 2018, Bank Mandiri memiliki tiga komitmen untuk mendukung kelangsungan acara itu. Pada Rabu (5/12/2018), Vice President Credit Cards Group Bank Mandiri, M Haris Budiman menjelaskan komitmen-komitmen tersebut di acara Grand Launching Harbolnas 2018.
Menurut Harris, porsi transaksi e-commerce belum sebesar transaksi ritel, masih berjumlah 10% hingga 20% dari total transaksi. Namun, dilihat dari pertumbuhan per tahun, transaksi di e-commerce berkembang jauh dari pada transaksi ritel.
"Sekarang ini, transaksi ritel untuk bertumbuh 10% saja sulit, sementara e-commerce pertumbuhannya mencapai 80% hingga 90% dari tahun ke tahun. Kami ingin mendorong nilai transaksi e-commerce agar mengalami peningkatan," papar Haris dalam diskusi panel.
Untuk meningkatkan transaksi e-commerce, pada Harbolnas 2018 Bank Mandiri menawarkan beragam program kepada nasabah mereka. Mulai dari cashback hingga Rp1.212.000, bonus 1212 fiesta poin, dan program cicilan hingga 12 bulan dengan bunga 0% yang tersedia di beberapa merchant. Target yang ingin ia capai, nilai omzet sebesar 20% hingga 30% dari target transaksi Harbolnas (Rp7 triliun).
"Kami menargetkan pertumbuhan di atas 90% dan nominal omzet di angka 20-30% dari 7 triliun," kata Haris lagi.
Ia menambahkan, pada Harbolnas tahun lalu, pertumbuhan volume transaksi mencapai angka 90% dibandingkan 2016. Sementara, jumlah transaksi juga bertambah sekitar 95% pada momen Harbolnas dari tahun ke tahun.
Haris mengatakan, "Acara ini memang event yang paling ditunggu, bisa dibilang inilah puncaknya transaksi di e-commerce."
Harbolnas 2018 akan dilaksanakan pada 11 dan 12 Desember 2018 oleh lebih dari 300 e-commerce. Pada 11 Desember, produk yang akan dipasarkan secara masif adalah produk dari pelaku usaha lokal.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Tanayastri Dini Isna
Editor: Rosmayanti