Kredit Foto: Antara/Mohammad Ayudha
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jelang penyelenggaraan Pilpres 2019, masyarakat saat ini terbawa oleh urusan politik sehingga tampak seperti politikus.
"Kita sendiri di dalam kadang-kadang terbawa oleh urusan politik apalagi sekarang ini semuanya sudah merasa seperti politikus semua. Enggak di warung kopi, di warung bakso, semuanya sudah kadang-kadang melebihi politikus," katanya saat menghadiri peringatan Isra Mi'raj di GOR Pandawa, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (3/4/2019).
Lanjutnya, ia menceritakan konflik yang terjadi di Afghanistan akibat pertikaian antarsuku yang hingga kini belum selesai. Oleh karena itu, ia pun meminta masyarakat untuk menjaga persatuan dan persaudaraan di dalam masyarakat yang majemuk.
Baca Juga: Keselamatan Prabowo Tanggung Jawab Jokowi
"Marilah apa yang disampaikan oleh ibu Rula Ghani (istri Presiden Afghanistan Ashraf Ghani) menjadi evaluasi kita, koreksi kita. Agar kehidupan kita dalam berbangsa bisa lebih baik dari hari ke hari, bisa menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, insaniyah, basyariyah," katanya.
Sambungnya, ia turut mengingatkan masyarakat agar Pilpres saat ini tak menyebabkan konflik.
"Jangan sampai gara-gara urusan pilihan bupati, pilihan gubernur, pililihan presiden kita tidak rukun. Rugi besar bangsa ini. Hati-hati. Ini yang ngomong ibu Rula Ghani. Hati-hati negaramu Presiden Jokowi, begitu beragam," jelasnya.
Baca Juga: Imbauan Jokowi: Jangan Golput, Pilpres Habiskan Dana Rp25 T
Ia pun menyebut, perbedaan-perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah. "Perbedaan-perbedaan itu jangan menjadikan kita ini tidak menjadi saudara lagi. Ini sudah jadi sunatullah berbeda-beda," tukansya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Vicky Fadil
Tag Terkait:
Advertisement